A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

1000 Bibit Untuk Penghijauan

bagian humas Bagian Humas dan Protokol


1000 Bibit Untuk Penghijauan

Muntilan (humprot) - Erupsi merapi tahun 2010 serta banjir lahar telah mengakibatkan berbagai macam kerusakan baik dari segi sosial, ekonomi maupun lingkungan. Dari segi lingkungan telah mengakibatkan kerusakan sungai/bantaran sungai yang berhulu di merapi sehingga ekosistem sungai menjadi terganggu. Bantaran sungai sebagai penyangga sungai telah rusak, bahkan hingga saat ini masih banyak lokasi bantaran sungai menjadi lahan kritis. 
Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Rotary Yunior (rotaract)  se-Asia Pasific mengadakan  bakti sosial penghijauan di kawasan bantaran sungai dan sempadan sungai Pabelan di desa Tamanagung Muntilan, Senin (10/8). Ada 1000 bibit batang yang ditanam terdiri dari sengon, mahoni, mangga, sawo bludru, jambu biji dan rambutan. Selain itu bakti sosial penghijauan juga dilaksanakan di lingkungan sekolah yaitu SMAN  Kota Mungkid dan SMPN 2 Mertoyudan. Dengan penanaman tersebut diharapkan akan dapat memulihkan kualitas lingkungan di bantaran sungai dan dapat berfungsi secara ekonomi bagi masyarakat, mengingat lahan tersebut merupakan lahan milik masyarakat. Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program Adipura Kota Muntilan dari sisi tutupan lahan atau ruang terbuka hijau (RTH). Kota Muntilan dipilih mewakili Kabupaten Magelang dalam penilaian Adipura. Regional Rotary yunior se-Asia Pasific merupakan perwakilan dari 17 negara peserta.

Bupati Magelang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala DPU dan ESDM Kabupaten Magelang Ir. Sutarno, MM mengatakan Pemerintah Kabupaten Magelang berkomitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berwawasan lingkungan dan berkesinambungan demi terciptanya lingkungan yang baik. Sesuai dengan RPJMD tahun 2014-2019 Kabupaten Magelang, lingkungan hidup masuk dalam prioritas pembangunan yang ke 6 dengan sasaran utama gerakan menabung air, diperolehnya Adipura dan pengelolaan limbah. Bupati menghimbau kepada SKPD di lingkungan Pemkab Magelang serta masyarakat berpartisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan program Adipura tahun 2017. Adipura tidak hanya tanggung jawab pemerintah akan tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab masyarakat yang harus disengkuyung bersama-sama, ujarnya.

Menurut ketua pelaksana Luky Putranto dari 1000 batang yang ditanam terbagi di 3 titik yaitu untuk kawasan bantaran sungai dan sempadan sungai di desa Tamanagung terdiri dari 675 sengon, 100 mahoni, 20 mangga, 20 sawo bludru, 80 jambu biji dan 25 rambutan. Sedangkan untuk SMP jenis bibit yang ditanam berupa 15 mangga, 20 jambu biji, 10 rambutan dan 5 sawo bludru sedangkan SMAN Kota Mungkid berupa 15 mangga, 5 sawo bludru dan 20 rambutan. Kegiatan penghijauan di sekolah ini juga untuk mendukung program pemerintah yaitu Adiwiyata, program sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Ke 2 sekolah  tersebut diharapkan dapat menjadi percontohan untuk pengembangan program adiwiyata di Kabupaten Magelang untuk jenjang SMP dan SMA.