A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

135 Polisi Cilik (POLCIL) Hijaukan Kawasan taman Nasional Gunung Merapi

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

 

Kasatlantas Polres Magelang pimpin ratusan Polisi Kecil (Pocil) menanam 1000 pohon di lereng Gunung Merapi tepatnya Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Desa Tegalrandu, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Sabtu (3/9). Kegiatan yang baru pertama kali di laksanakan ini bertujuan untuk ikut melestarikan alam lereng merapi paska erupsi 2010 lalu.

 Kasatlantas Polres Magelang AKP Maryadi, mengatakan kegiatan ini merupakan  bagian dari program Gerakan Tertib Untuk Keselamatan (getuk) dengan tujuan  agar anak-anak selain mahir tentang tata tertib khususnya lalu lintas, diaharpakan Pocil juga mencintai alam dan lingkungan.

 “Dengan sering berganti – ganti lokasi pembelajaran diharapkan mereka tidak merasa bosan,” ujarnya usai menyerahkan bibit tanaman secara simbolis kepada perwakilan dari Pocil.

 Dia menyebutkan kegiatan ini diikuti 135 Pocil yang berasal dari siswi SD dan MI unggulan yang tersebar di 21 kecamatan. Paling banyak berasal dari MI Muhammadiyah Paremono, Mungkid dan SD Negeri Muntilan.

 "Sebelumnya, mereka lebih banyak belajar baris berbaris dan aneka gerakan serta UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, yang selalu kami lakukan di Polres Magelang," jelas Maryadi.

Kegiatan tersebut juga diikuti 64 anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dari dua sekolah. Yakni, SMA Negeri 2 Grabag dan MAN 1 Magelang, serta di hadiri Ketua DPRD Kabupaten Magelang.

 "Kami melibatkan mereka (PKS), karena juga ingin bersama-sama peduli tentang pelestarian alam. Sedikitnya 1000 tanaman berbagai jenis kami tanam seperti, gayam, karsen, mahoni, ringin dan lainnya," ungkap Kasatlantas.

Salah satu guru pendamping Pocil dari MI Muhammadiyah Paremono, Endah Rahayu Spd, mengaku senang para siswanya bisa ikut berperan serta melestarikan alam dan lingkungan.

 "Kami berharap kegiatan semacam ini dapat berlanjut dan bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain.  Saya kira kegiatan seperti ini sangat  bagus untuk pembentukan karakter anak," ucapnya.

 Sementara Koordinator Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH), Jadmiko menandaskan, pihaknya akan selalu siap menerima kunjungan dari anak-anak sekolah, seperti yang sudah berjalan sebelumnya. Selain bermanfaat untuk alam, anak-anak juga bisa belajar langsung cara pembibitan, penanaman serta perawatan tanaman.

 "Umumnya, kedatangan mereka tidak hanya mengikuti pembelajaran di alam saja,yang lebih penting adalah bagaimana cara menanamkan kepada  diri siswa pentingnya pelestariaan alam," tandas Jatmiko.**) Widodo Anwari/Humas Protokol setda Kabupaten Magelang.