A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

ANSOR Srumbung Siap Awasi Penggunaan Dana Desa (ADD)

Widodo Anwari/Humas protocol Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid.
Sebagai konsekuensi atas berlakunya Undang-undang Desa Nomor 06 Tahun 2014 adalah adanya kucuran dana milyaran rupiah langsung ke desa yang bersumber dari alokasi dana Desa yang merupakan bagian dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota. Dana yang begitu besar ini menimbulkan kekhawatiran beberapa pihak karena rawan diselewengkan atau dikorupsi. Pengawasan Dana Desa dilakukan oleh masyarakat melalui BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan pemerintah di atasnya, yaitu pemerintah kabupaten/kota.

Meskipun Pemerintah telah meyakinkan agar masyarakat tidak khawatir mengenai penyelewengan dana desa tersebut tetapi dengan adanya fakta bahwa banyak kepala daerah terjerat kasus korupsi bukan tidak mungkin kalau ladang korupsi itu akan berpindah ke desa-desa. Masyarakat desa sangat berharap agar BPD bisa menjalankan fungsinya untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut.

Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Srumbung, prioritaskan program kerja tahun 2016 dengan pengawasan implementasi undang – undang no 6 tahun 2014 tentang desa. Prioritas program ini disepakati dalam Rapat Kerja Anak Cabang yang berlangsung di Kawasan wisata Konservasi Randu Ijo, Tegalrandu, Kecamatan Srumbung Sabtu (23/4). “Jika ditotal semua pendapatan transfer dan PAD (Pendapatan Asli desa), setiap desa ditahun 2016 ini,  bisa  mengelola dana Satu millyar lebih, ini butuh pengawasan bersama, agar penggunaan sesuai dengan peruntukannya, ”tegas Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Srumbung Ahmad Muslim usai memimpin Raker. Menurutnya pengawasan penggunaan dana desa ini menjadi penting, mengingat Sumber daya manusia (SDM) Perangkat desa yang ada disetiap desa berbeda – beda, belum lagi ditambah dengan adanya kekosongan beberapa jabatan Perangkat, yang hingga kini belum jelas kapan akan diisi. “Oleh karenanya kami juga mendorong agar Pemerintah, agar segera menerbitkan regulasi perihal pengisian perangkat desa, ini penting agar pekerjaan yang diembankan kepada Pemdes bisa maksimal pelaksanaanya, ”ujar Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Srumbung Ahmad MuslimDalam rapat kerja yang melibatkan seluruh komponen pengurus PAC GP Ansor Srumbung itu, juga dihadiri Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Magelang, Muspika (Koramil, Polsek, Kecamatan) juga Banom NU ditingkat MWC Kecamatan Srumbung.

Sementara Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Magelang, Muh Fatkhan menyampaikan, bahwa GP Ansor merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat desa, mempunyai hak dan kewajiban yang dengan masyarakat lainya. “Sangat naif tatkala GP Ansor justru diam berpangku tangan tanpa kegiatan berarti, ditengah hingar bingar pembangunan desa yang sedang gencar ini,”ucapnya. Pihaknya mengajak kepada semua jajaran pengurus disemua tingkatan, untuk bersama – sama meningkatkan peran aktifnya guna keberlangsungan pembangunan diwilayah desa masing – masing. “Ayo, kita bantu masyarakat, dan  pemdes untuk memaksimalkan penggunaan dana yang ada, dan kita pastikan penggunaanya benar peruntukannya,” pinta Fatkhan  yang disambut jawaban SIAP dari peserta raker*.***)Widodo Anwari/Humas protocol-zis*