A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Blacan dan Ratusan Burung Jadi Penghuni Baru Hutan Merapi

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Blacan dan Ratusan Burung Jadi Penghuni Baru Hutan Merapi

Kota Mungkid, 13 Januari 2017
 Seekor blacan betina dan ratusan ekor burung menjadi penghuni baru hutan Gunung Merapi. Blacan merupakan satwa endemik Jawa mirip kucing yang keberadaannya nyaris punah.
Pelepasliaran satwa tersebut dilakukan untuk memeringati Hari Pers Nasional (HPN) 2017, yang tahun ini mengambil tema Kenduri Alam. Selain melakukan sedekah burung, Jurnalis Perempuan dan Jurnalis Lelaki (Jupe Jule) Magelang juga melakukan sedekah pohon dan sedekah ikan.
Salah satu panitia Kenduri Alam Ali Subchi mengatakan pihaknya melepas burung perkutut, trocok (trotok), kutilang, jalak, pipit dan lainnya. Total burung yang dilepas mencapai ratusan ekor.
"Kami memborong burung liar dari Pasar Muntilan.Kami sengaja mencari yang tangkapan liar sehingga lebih cepat adaptasi ke alam. Semua burung kami pastikan sehat dan tidak cacat sebelum dilepas," kata dia.
Selain itu, kata dia, panitia Kenduri Alam juga menerima hibah burung dari peternak Bandongan Syaiful Bachri dan Nambangan,Kota Magelang Totok Murai. Totok menyumbangkan seekor blacan betina berusia dewasa.
"Blacan ini saya temukan di pasar hewan. Saat saya beli sangat jinak, namun sekarang sudah saya latih sebelum dilepas. Saya yakin bisa beradaptasi dengan lingkungan baru di Merapi," kata dia.
Totok mengatakan pihaknya bersama Komunitas Magelang Free Fly (MFF) sangat mendukung pelepasliaran satwa ke alam. Dikatakan bahwa MFF siap kerja sama di masa depan untuk melakukan lebih banyak pelepasliaran satwa ke alam.Selain dari komunitas penghobi burung MFF dan Magelang Bird Comunity (MBC), kegiatan ini juga didukung komunitas Independent Off Road Community (IOC) Magelang, Magelang Birds Community (MBC), komunitas Nmax, Akatirta dan lainnya.
Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adi Yanto, Wabup Magelang HM Zaenal Arifin, dan Ketua Umum Pesona Magelang (Pesma) Anis Fuady turut serta menyumbangkan berbagai jenis burung.
Wabup berharap blacan dan aneka jenis burung ini bisa beradaptasi dan berkembang biak dihutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Untuk itu, wakil bupati meminta Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH), dan Poktan Randu Ijo mengajak warga di sekitar Merapi untuk tidak lagi menangkapi burung liar.
Mereka diminta menjaga burung-burung yang baru saja dilepas agar bisa berkembang biak. Hal ini dinilai penting agar burung dan satwa liar tidak punah. Dikatakan bahwa Kenduri Alam ini sangat penting untuk membantu pemulihan ekosistem Merapi paskaerupsi 2010 dan kebakaran hutan tahun 2015.
Saryan mengatakan pihaknya berkomitmen membantu upaya pemulihan dan pelestarian alam Merapi. Untuk itu, DPRD Kabupaten Magelang tahun ini menyetujui anggarkan sebesar Rp128 juta untuk pembibitan pohon. Pembibitan ini akan dilakukan Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH), dan Poktan Randu Ijo.
"Kami senang dengan kegiatan temen-temen pers ini karena tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat namun juga alam. Aku yakin Gusti sik Moho Wikan paring ganti luwih akeh. Alam akan balas mendoakan kita dan semesta raya mengamini," kata Saryan.***) Widodo Anwari Humas Dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.