A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Bupati Magelang Zaenal Arifin , SIP “Aparatur Sipil Negara Harus Tanggap Dengan Isu Perkembangan In

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid, 17 Juli 2017
Aparatur Sipil Negara seharusnya tanggap dengan isu-isu dan perkembangan informasi kekinian. Baik isu yang berkaitan dengan aspek ekonomi, politik, sosial, budaya maupun isu-isu ter-update lainnya. Demikian dikatakan oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin, SIP dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan pleh Plt. Sekretaris Daerah, Agung Trijaya, SH, MH dalam Upacara 17-an di Halaman Setda Kabupaten Magelang (17/7).

“Hal ini perlu saya sampaikan karena seorang Aparatur Sipil Negara merupakan tulang punggung sekaligus garda terdepan dalam tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat, karena kita tidak hanya diposisikan sebagai abdi masyarakat, abdi negara dan menjadi bagian dari komponen pelayananan publik, namun juga menjadi salah satu elemen penting dalam turut berperan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.” Ujarnya.

Erat kaitannya dengan dengan tuntutan untuk selalu tanggap terhadap berbagai informasi kekinian dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, isu aktual adalah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Baru 5 (lima) hari yang lalu Perpu ini diterbitkan oleh Pemerintah sebagai langkah untuk mengantisipasi semakin tumbuh dan berkembangnya berbagai ormas yang tidak mengakui Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia dan UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara. Perpu ini diberlakukan mengingat UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat yang telah berlaku sejak 4 tahun yang lalu, dinilai sudah tidak lagi memadai sebagai sarana untuk mencegah semakin meluasnya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, baik dari aspek substantif yang terkait dengan norma, larangan dan sanksi, maupun dari aspek prosedur hukumnya.” Tandas Bupati.

NKRI Harga Mati. 

Kecintaan terhadap NKRI saat ini sedang diuji dan dipertaruhkan. NKRI yang telah didirikan dengan pengorbanan terkoyak kembali. Bagaimanapun perbedaan yang ada sesungguhnya bisa menjadi kekuatan besar untuk bersama-sama membangun bangsa Indonesia. Bukan sebaliknya, dijadikan alat untuk tujuan tertentu.

“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir pada upacara ini untuk terus meningkatkan pemahaman terhadap apa yang disebut empat konsensus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. bangsa tersebut, Insya Allah kita akan mampu membentengi NKRI dari berbagai penyebaran faham yang anti Pancasila seperti faham-faham radikalisme, terorisme dan komunisme, Karena saya yakin, apabila kita mampu memahami dan melaksanakan empat konsensus dasar. “ tandas Bupati. 


Dilain sisi Bupati juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menengok sejarah dan belajar hidup berbangsa dengan para pendiri bangsa ini. Bangsa Indonesia diperjuangkan dan didirikan oleh tetesan darah dan pengorbanan jiwa para pahlawan dari berbagai agama, suku dan bahasa.

"Mereka menanggalkan berbagai perbedaan, apalagi egoisme kelompok demi membela dan merebut bumi pertiwi dari tangan para penjajah. Mereka tetap hidup sesuai dengan agama, suku dan bahasanya tetapi mereka juga menghargai dan menghormati agama, suku dan bahasa lain yang ada diluar mereka," ujarnya.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh peserta upacara untuk terus bekerja dengan dilandasi semangat pengabdian, kejujuran, integritas, dan dedikasi, sehingga Visi Kabupaten Magelang Tahun 2014-2019 Untuk Mewujudkan Kabupaten Magelang yang Semakin SEMANAH (Sejahtera, Maju dan Amanah), benar-benar dapat segera terealisasi sesuai dengan apa yang sudah digariskan.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang