A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Bupati Siapkan SDM yang Mumpuni Terkait SOTK Baru

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol


Pemkab Magelang membentuk empat dinas baru dalam organisasi perangkat daerah. Empat dinas baru itu dibuat dalam rangka memenuhi pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Zaenal Arifin dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, (27/9) Menurut Zaenal, empat dinas baru itu adalah Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Menurut Bupati Zaenal, empat dinas baru itu merupakan bagian dari 51 OPD baru. Jumlah itu lebih sedikit dari OPD sebelumnya yang berjumlah 53 perangkat. Zaenal mengatakan, saat ini OPD yang diajukan Pemkab Magelang ada 22 dinas, tiga badan, dua sekretariat, satu Inspektorat, 21 kecamatan, dua perangkat daerah status quo. ”Berdasarkan beban kerja, ada satu dinas yang beban kerjanya ringan, dua yang memiliki kerja sedang, dan sisanya tipe A atau beban kerja besar.”

Menurut Bupati Zaenal, pembentukan OPD baru ini, dalam rangkat meningkatkan perlindungan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat. ”Misal dengan adanya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak, sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat kurang mampu.”

Terkait OPD baru ini, pihaknya sudah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan menduduki jabatan baru. Hal itu sudah diatur sesuai ketentuan. Seperti administrasi kepegawaian, kepangkatan, dan kompetensi.

”Kita juga sudah melakukan pemetaan PNS yang ada pada SKPD saat ini, untuk kemudian dikaji kompetensinya. Sehingga diharapkan OPD baru akan berjalan optimal. Dapat pula seorang PNS akan dikukuhkan kembali, jika tidak ada pergeseran penempatan pada OPD baru.” Terkait kesiapan anggaran di OPD baru, pihaknya sudah melakukan penghitungan kembali kebutuhan belanja pegawai, kegiatan, dan sarana pendukung. ”Proyeksi anggaran di RAPBD 2017 juga sangat mendukung implementasi OPD baru ini,” kata Bupati Zaenal.

Ketua Fraksi PAN, Ahmad Sarwo Edi, menilai, rencana OPD baru belum menggambarkan efisiensi dan fleksibilitas sesuai amanat PP Nomor 18 Tahun 2016. Di mana struktur OPD baru masih terkesan gemuk dan miskin fungsi.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Mul Budi Santoso berharap, konsekuensi adanya OPD baru, harus memperhatikan penempatan promosi jabatan yang tepat. Artinya, pertimbangannya jangan hanya kepentingan politis atau like and dislike.**) Widodo Anwari