A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Cegah Kerusakan jalan Utama, 18 Truk Ditertibkan

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid, 21/4/2016. Seringkali, kita masih menjumpai rusaknya prasarana jalan di sekitar kita, seperti jalan lingkungan perumahan, jalan dan gang kampung, jalan lingkungan perkantoran dan hotel/apartemen, jalan yang dilalui kendaraan dengan beban gardan ringan ataupun berat. Hal ini biasanya diperparah lagi pada musim penghujan seperti pada saat ini. Pada berbagai tingkat kerusakannya, kerusakan jalan terkadang menyebabkan kubangan-kubangan, jalan longsor dan sebagainya.

Kondisi tersebut tentunya juga akan mengganggu kenyamanan dan  membahayakan pengguna jalan tersebut. Kecelakaan seringkali terjadi karena pengendara tidak mampu mengontrol dan mengantisipasi jalan yang rusak tersebut, bahkan banyak juga yang sampai merengut nyawa pengendara. Kerusakan jalan juga dapat mempengaruhi laju roda perekonomian. Jalan yang rusak menjadikan arus transportasi barang dan manusia terhambat, juga dapat mengakibatkan biaya operasional kendaraan menjadi bertambah karena kerusakan bagian kendaraan akibat beban dan jalan yang bergelombang dan berlubang.

Secara teknis, kerusakan jalan menunjukkan suatu  kondisi dimana struktural dan fungsional jalan sudah tidak mampu memberikan pelayanan optimal terhadap lalu lintas yang melintasi jalan tersebut. Kondisi lalu lintas dan jenis kendaraan yang akan melintasi suatu jalan sangat berpengaruh pada desain perencanaan konstruksi dan perkerasan jalan yang dibuat.

Sama dengan bangunan gedung, dimana konstruksinya direncanakan berdasarkan dengan beban-beban yang nantinya bekerja sesuai pada fungsi bangunan gedung itu sendiri. Konstruksi jalan harus direncanakan mampu menahan beban lalu lintas di atasnya tanpa mengalami kegagalan.

Sebanyak 18 truk bermuatan galian golongan C terpaksa diamankan ke Mapolres Magelang. Truk bermuatan pasir dan batu tersebut ditertibkan setelah melanggar beberapa kali yaitu tidak menggunakan penutup atau terpal pada bak belakang, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan lain.

“Ada 18 truk yang terpaksa kita amankan hari ini. Mereka sebelumnya sudah kita peringatkan saat sosialisasi operasi simpatik kemarin. Namun mereka kita dapati masih tidak mengindahkannya. Truk bermuatan pasir dan batu dibiarkan terbuka sehingga sangat membahayakan pengguna jalan lain, “tegas Kasatlantas Polres Magelang AKP Choirul Anwar.

Kasatlantas juga  menegaskan bahwa  seluruh armada pengangkut galian C wajib memasang penutup di atas muatanya. Ini untuk  menghindari material terjatuh di jalan raya yang bisa  membahayakan pengendara lain.

 ”Sudah beberapa kejadian truk bermuatan pasir menganggu pengendara dibelakangnya karena material kadang terjatuh saat di tanjakan atau saat  dijalan bergelombang, ”ungkapnya.

Dia juga menambahkan untuk truk dilarang melebihi tonase. Hal ini dikarenakan melanggar peraturan jalan raya yang mengakibatkan cepatnya kerusakan jalan.

“Truk juga tidak di perbolehkan menambah tutup bak belakang, dengan tujuan menjadi lebih tinggi sehingga bisa melibihi tonase, “ucap Anwar

Selebihnya Kasatlantas menyebutkan truk pengangkut golongan C tersebut juga sering didapati tidak ada kelengkapan surat-surat serta kelengkapan lainnya.

“Banyak menggunakan ban yang tidak layak, yakni sudah terliahat kawat-kawatnya. Ini sangat membahayakan, karena mudah pecah secara tiba-tiba, ” katanya.

Salah satu sopir truk Kuswantoro, (39), asal Demak, yang truknya diamankan, mengaku sudah mengetahui kebijakan tersebut. Hanya saja, dia mengaku lupa untuk memasang penutup bak truk. ”Saya lupa, ”akunya.

Polisi akan menerapkan pasal 307 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan kepada pelanggar, dengan ancaman denda bisa mencapai setengah juta rupiah*.***) Widodo Anwari/Humas Protokol setda Kab. Magelang.