A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

cita-cita Pemkab Magelang raih WTP butuh kerja lebih keras

bag humas Bagian Humas dan Protokol

cita-cita Pemkab Magelang raih WTP butuh kerja lebih keras

Kota Mungkid (humprot) –  Bupati Magelang Zaenal Arifin, SIP melalui Wakil Bupati Magelang saat membuka Rapat Dinas Pengawasan Daerah di ruang bina praja, Selasa (29/9) mengatakan cita-cita Pemerintah Kabupaten Magelang merengkuh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) membutuhkan kerja lebih keras dan bahu membahu saling bersinergi. Oleh karena itu saya menghimbau kepada semua SKPD untuk menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Rencana Tindak Pengendalian (RTP) sebagaimana yang telah dibuat dan dilaksanakan sesuai dengan rencana yang ditetapkan. Zaenal menjelaskan rapat dinas pengawasan daerah ini merupakan salah satu upaya Pemkab Magelang untuk menciptakan penyelenggaraan pemerintah daerah yang baik dan bersih serta mendorong peningkatan kinerja melalui pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Zaenal menambahkan mengingat begitu pentingnya peran pengawasan dalam upaya meraih opini WTP serta sebagai salah satu instrumen penyelenggaraan pemerintah daerah, maka saya ingin memberikan pengawasan tentang beberapa hal yaitu pertama, pengawasan yang dilaksanakan oleh aparat internal pemerintah atau APIP bukan upaya untuk mengungkap kesalahan dan menjatuhkan SKPD/unit kerja tertentu, pengawasan berfungsi untuk membantu skpd agar pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pada setiap SKPD senantiasa berada pada jalur yang benar dan sesuai dengan rencana dan alokasi anggaran yang ditetapkan. Kedua, kepada jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) kami minta untuk terus meningkatkan kapasitas dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Hindari kesan seperti sebagai aparat penegak hukum yang seolah-olah akan menghukum siapapun yang melakukan kesalahan. Ketiga, guna meningkatkan kerja penyelenggaraan pemerintah dan mengurangi terjadinya potensi kesalahan, saya minta kepada instansi pengawasan baik di tingkat kabupaten maupun provinsi untuk membuka diri dan siap memberikan bimbingan dan arahan kepada skpd/ unit kerja yang membutuhkan. Keempat, kepada seluruh SKPD/unit kerja saya instruksikan agar setelah melaksanakan rapat dinas segera melakukan langkah-langkah nyata guna menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Menurut Drs Suharsono, M.Si dari Inspektorat Provinsi Jateng, tingkat korupsi di negara kita  sampai dengan sekarang ini masih menduduki peringkat yang cukup tinggi. Berdasarkan hasil Transparansi Internasional yang berkedudukan di Jerman, tahun 2011 Indonesia masih menduduki peringkat pertama di Asia Tenggara, dan paling rendah tingkat korupsinya adalah Singapura. Tahun 2013 peringkat kita masih menduduki 114 dunia dari 175 negara. Sedangkan pada tahun 2014 ada di peringkat 107 dunia dari 175 negara. Korupsi itu kalau pertama kali sekitar tahun 80an itu orang setelah korupsi itu malu. Apabila telah menjadi kebiasaan kita baik di pemerintah maupun masyarakat, orang korupsi akhirnya tidak malu. Apabila telah menjadi budaya seperti ini sudah mengakar, berarti sudah cukup parah, ujarnya Salah satu upaya pencegahan korupsi adalah terkait pengendalian gratifikasi. Secara umum pengertian gratifikasi adalah semua pemberian. Terkait dengan gratifikasi Pemerintah Provinsi Jateng telah membentuk UPG (unit pengendali gratifikasi). 

Sementara, Drs Adi Waryanto Inspektur Kabupaten Magelang mengatakan setiap tahunnya inspektorat melakukan pemeriksaan regular sebanyak 216 obyek pemeriksaan. Untuk pemeriksaan kasus/khusus, pemeriksaan dilakukan berdasarkan aduan dan disposisi, pengembangan dari pemeriksaan reguler maupun tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK perwakilan Jateng. Untuk tahun 2014 jumlah kasus yang diperiksa sebanyak 13 sedangkan tahun 2015 sebanyak 5 kasus.

Rapat dinas pengawasan daerah diikuti SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, bertujuan untuk menyampaikan informasi hasil pengawasan APIP di Kabupaten Magelang semester 2 tahun 2014 dan semester 1 tahun 2015 serta tersosialisasikannya kebijakan pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di lingkungan pemkab magelang dan terwujudnya percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan APIP di kabupaten magelang.