A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Dari sejumlah 1924 PNS Hanya 4,26% Yang Tidak Hadir

Widodo Anwari/Humas Protokol Bagian Humas dan Protokol

Dari sejumlah 1924  PNS Hanya 4,26% Yang Tidak Hadir.


   

Kota Mungkid,

Untuk memastikan kedisplinan kerja pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Magelang  pada hari pertama kerja, Pemerintah Kabupaten Magelang  telah  melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor-kantor SKPD se Kabupaten Magelang.

Tahun lalu, hari pertama masuk setelah cuti bersama Lebaran, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magelang bersama  Petugas Tim Penegak Disiplin. melakukan inspeksi mendadak (sidak) kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Magelang, di 16 SKPD  termasuk Karyawan/Karyawati yang bekerja dilingkungan Setda Kabupaten Magelang.(12/7)

   

Sidak ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada PNS yang mangkir kerja pada hari pertama masuk seusai libur Lebaran. Bila ditemukan ada PNS yang mangkir kerja tanpa ada keterangan apa pun, akan diberikan sanksi dan Tunjangan Penghasilan  Pegawai ( TPP) akan dipotong sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Demikian dikatakan oleh Erie Sadewo, SH, Kepala BKD Kabupaten Magelang. 

Bagi mereka yang tidak menaati aturan, ia menganjurkan para pimpinan SKPD segera memberikan teguran tertulis. Sidak hanya dilakukan ke beberapa SKPD, namun dari hasil presensi dari semua SKPD akan diketahui siapa-siapa PNS yang tidak masuk kerja.

Menurutnya, disiplin seharusnya sudah menjadi kesanggupan PNS untuk menaatinya. Terdapat 17 kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap PNS, di antaranya adalah disiplin masuk kerja, menaati ketentuan jam kerja, dan mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan.

   

Peraturan ini tertuang dalam Perka BKN Nomor 21 tahun 2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP Nomor 53 tahun 2010, termasuk Pelaksanaan PP Nomor 46 tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang, Edi Wasono, SH. Yang mengatakan bahwa Selaku Aparat ASN harus selalu taat pada hukum dan disiplin didalam  menjalankan tugasnya. Karena semuanya berpedoman pada aturan yang berlaku.

   

“Apabila selaku ASN tidak masuk kerja tanpa keterangan, maka akan dipotong TPP nya. Dan ingat bahwa disiplin itu dimulai dari diri kita sendiri, Cuti bersama yang ditetapkan pemerintah selama sembilan hari pada 2-10 Juli 2016. Sembilan hari merupakan waktu yang cukup lama untuk merayakan Lebaran sekaligus silaturahim dengan keluarga dan tetangga. Jadi mulai tanggal 11 Juli semua pegawai harus masuk kerja tepat waktu,"

Sementara dari pantauan kehadiran dihari pertama kemarin dari sejumlah 1924 ASN jumlah yang hadir mencapai 1842 ASN ((95,74%), kemudian jumlah yang tidak hadir tanpa keterangan hanya mencapai 0,05% atau hanya satu orang PNS.

Pemkab sendiri saat awal masuk kerja, Kemudian  menggelar halalbihalal. Kemudian setelah itu, kembali bekerja secara normal melayani masyarakat. Bupati  menginstruksikan agar para PNS bisa kembali dari mudik lebaran pada hari Minggu. “Supaya Senin bisa siap kembali bekerja melayani masyarakat,” katanya.

Zaenal Arifin, SIP  yakin, semua pegawai mengetahui kewajiban dan tugasnya. Sehingga dirinya sebagai kepala daerah, tidak perlu lagi memberikan ancaman ataupu tekanan kepada PNS yang menambah jatah libur lebaran. “Saya yakin seluruh pns sudah tahu tanggung jawabnya. Setelah berlebiur kembali kepada tempat kerjanya,” ungkapnya.

Namun, bila ada pelanggaran-pelanggaran dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Badan Kepegawaian dan Pendidikan Daerah (BK Diklat) untuk melakukan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Membuka Lembaran Baru

Menurut Bupati Magelang, Zaenal Arifin, SIP, mengatakan bahwa momentum lebaran bisa dijadikan sebagai catatan amal ibadah oleh Allah SWT. Acara halal bihalal dan silaturrahim ini dilakukan untuk mensucikan diri dari dosa-dosa baik disengaja maupun tak di sengaja. “Jadikan silaturrahim ini sebagai momentum dalam membuka lembaran baru,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para PNS yang telah melaksanakan kedisiplinan. “Terima kasih kepada PNS yang telah disiplin masuk kerja setelah libur cuti lebaran. Ini merupakan tugas awal dan prestasi yang baik,” terangnya.

Wakil Bupati Magelang dan Plt. Sekda merupakan dua orang yang pertama kali memberi kesempatan  untuk bersalaman disusul secara berurutan disusul oleh jajaran Pejabat Struktural di Lingkungan Pemerintah  Kabupaten Magelang . Dengan ramah disertai senyum hangat, Bupati/Wakil Bupati Magelang menyalami setiap PNS yang hadir pada hari itu.***) Widodo Anwari.