A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

GELAR SENI BUDAYA WAYANG KULIT DESA SIDOAGUNG KECAMATAN TEMPURAN KABUPATEN MAGELANG

WIDODO ANWARI Bagian Humas dan Protokol

Indonesia adalah sebuah negeri yang terkenal karena kekayaan ragam seni dan budayanya yang bernilai adiluhung, tak hanya tari-tarian, rumah dan kain tradisional, ragam kuliner, bangunan candi dan prasasti, namun Indonesia juga memiliki kesenian Wayang Kulit yang sudah tumbuh dan berkembang selama lebih dari lima abad.

Wayang kulit yang sudah tersohor ke Negara lain kini justru mulai ditinggalkan oleh masyarakat terutama oleh generasi muda, karena tergantikan oleh kesenian lain yang dinilai lebih modern ataupun tergantikan oleh sarana hiburan seperti televisi dan gadget yang dianggap lebih bisa diterima dan dicerna.

Padahal, sejatinya pertunjukan Wayang Kulit sarat dengan makna dan pendidikan budi pekerti yang sangat berguna untuk kehidupan manusia itu sendiri. Mengusung 2 versi cerita, yaitu Ramayanan dan Mahabharata, sesungguhnya Pagelaran Wayang Kulit merupakan “saloka” yaitu penggambaran kehidupan manusia dengan segala permasalahannya dari lahir hingga meninggal, bagaimana manusia berperang melawan hawa nafsu dan angkara murka, antara kebaikan dan keburukan, antara dharma dan adharma.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.