A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kabupaten Magelang kabupaten pertama yang melakukan deklarasi SPR

bag. humas Bagian Humas dan Protokol

Kabupaten Magelang kabupaten pertama yang melakukan deklarasi SPR 

Pakis (humprot) –  Kabupaten Magelang sebagai salah satu daerah sentra ternak merupakan daerah yang membutuhkan peningkatan populasi, baik secara kuantitas dan kualitas. Hal ini karena sebagian besar penduduk Kabupaten Magelang bergantung pada sektor peternakan. Dengan populasi ternak besar (Kerbau, sapi, kuda) mencapai hampir 90.000 ekor dan Rumah Tangga Peternakan yang mencapai 191.221 RTP, tidak salah apabila Pemerintah Pusat mempercayakan kepada Kabupaten Magelang sebagai rintisan pengembangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di wilayah Provinsi Jawa Tengah dengan membentuk 6 SPR.

Saat menghadiri deklarasi SPR di desa Muneng kecamatan Pakis, senin (12/10) Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.IP mengatakan Pemerintah Kabupaten Magelang sangat menyambut baik adanya SPR dan siap mensukseskannya dengan menyiapkan strategi pengembangan kawasan dan sentra peternakan rakyat. Zaenal menjelaskan dengan keberhasilan membentuk 6 Sentra Peternakan Rakyat di Kabupaten Magelang ini, tentunya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah dan masyarakat Kab. Magelang karena turut menyukseskan tercapainya target 1.000 Sentra Peternakan Rakyat hingga tahun 2017 mendatang di seluruh Indonesia. Zaenal berharap dari 6 SPR  yang dibentuk, ke depan akan terus bertambah. “Saya yakin program ini sangat bermanfaat karena dengan penguasaan teknologi pemeliharaan ternak, anggota SPR mampu menekan biaya operasional, hingga hasilnya jauh lebih besar dibandingkan dengan pemeliharaan ternak secara biasa”, ujarnya  Dengan manfaat yang diperoleh tersebut,  maka upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Magelang, tercapai melalui terbentuknya perusahaan kolektif.

Sedangkan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Pasca Panen Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI, Drh. Ahmad Junaidi, MBA mengungkapkan Kabupaten Magelang merupakan kabupaten yang pertama kali melakukan deklarasi dalam rangka ikut mewujudkan program pemerintah yaitu SPR. Menurut Ahmad Kabupaten Magelang harus berbangga diri, karena secara perencanaan telah cepat tanggap, sebab untuk mencapai ke deklarasi ada tahap-tahapan panjang. SPR ini harus mampu menjawab tantangan kebutuhan perdagangan di jaman sekarang ini. Selain itu maksud dan tujuan SPR ini supaya mampu memasarkan sapi dan dagingnya lebih luas lagi karena jaman sekarang harus mampu bersaing.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Ir Sri Hartini mengungkapkan deklarasi SPR merupakan tindak lanjut sosialisasi oleh tim dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tanggal 26 s/d 27 Agustus 2015. Hasil sosialisasi di tingkat masyarakat pada beberapa kecamatan menghasilkan 6 SPR yaitu 1 SPR di kecamatan Candimulyo (sapi), 2 SPR di kecamatan Sawangan (sapi), 1 SPR di kecamatan Borobudur (kambing), 1 SPR di kecamatan Pakis (sapi) dan 1 SPR di kecamatan Ngablak (sapi perah)