A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

kabupaten magelang kekurangan SLB

bag humas Bagian Humas dan Protokol

Bupati Magelang buka Lokakarya Evaluasi Pelaksanaan Program PUS                 

Kota Mungkid (humprot) – Dalam rangka menyusun langkah-langkah mengoptimalkan peran masyarakat dalam sinergitas berbagai program pendidikan di Kabupaten Magelang melalui program PAUD, pendidikan dasar, pemberantasan buta aksara, pendidikan kecakapan hidup, pendidikan kesetaraan dan keadilan gender, peningkatan mutu sampai pada tingkat kecamatan, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Bappeda Kabupaten Magelang mengadakan lokakarya evaluasi pelaksanaan program Pendidikan Untuk Semua (PUS) di ruang rapat bina karya, selasa (4/8).

Bupati Magelang melalui Asisten Pemerintahan Drs. Eko Triyono   mengatakan lokakarya ini mempunyai arti yang sangat penting, sebagai penguatan dan pemaduan langkah dalam melaksanakan pembangunan pendidikan sebagai pondasi atau pijakan dasar yang kuat dalam rangka pembangunan kesejahteraan sosial dalam arti luas.
Oleh karena itu, Kabupaten Magelang telah berusaha untuk merencanakan dan melaksanakan serta memantau pelaksanaan program PUS secara optimal sesuai dengan situasi, kondisi dan potensi yang dimiliki.
 
Dalam skala internasional, Pendidikan Untuk Semua tidak hanya memfokuskan tujuan pada  ke-aksara-an, namun juga menitikberatkan pada perempuan, HIV/AIDS, dan meningkatkan kualitas bantuan. Sedangkan dalam skala nasional, komitmen Pemerintah Indonesia terhadap pembangunan pendidikan pada saat ini juga semakin kuat. Dibuktikan dengan peran serta Indonesia menyepakati Kerangka Aksi Dakar pada pertemuan Forum Pendidikan Dunia tahun 2002 di Senegal, yang kemudian direduksi menjadi Rencana Aksi Nasional maupun Rencana Aksi Daerah.
Sebagai konsekuensi dan implementasi di daerah, ujar Eko, Pemerintah Kabupaten Magelang disamping secara otomatis terikat dengan kesepakatan tersebut, sebenarnya juga telah menyadari dan menjadi komitmen sendiri akan pentingnya pembangunan pendidikan untuk semua, sebagaimana dituangkannya berbagai kebijakan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Magelang tahun 2014-2019 sebagai manifestasi dari visi dan misi Bupati Magelang, yakni ” Terwujudnya Kabupaten Magelang Yang Semakin Sejahtera, Maju, dan Amanah atau SEMANAH”.
Realisasi dari penerapan kebijakan tersebut nantinya akan memberikan dampak pada ketercapaian tujuan yang meliputi 6 tujuan PUS yang dapat diukur dengan formulasi EDI atau EFA Development Index, meskipun hingga saat ini, EDI tingkat Kabupaten Magelang belum dapat menunjukkan tingkat ketercapaian kinerja Pendidikan Untuk Semua.

Selain itu Eko menambahkan bahwa di Kabupaten Magelang ada anak-anak berkebutuhan khusus sejumlah 1531 anak. Dengan jumlah sebanyak tersebut, Kabupaten Magelang kekurangan SLB yang hanya dilayani 3 SLB swasta khusus tersebut belum mencukupi. Eko juga menjelaskan bahwa menurut survey, 96% anak-anak berkebutuhan khusus berlatar belakang ekonomi sangat kurang. 

Agung Kunmarjono narasumber dari Bappeda Provinsi Jateng mengatakan pendidikan itu memang tidak langsung kelihatan hasilnya berbeda halnya dengan infrastruktur. Menurutnya pendidikan itu investasi jangka panjang, apalagi di era globalisasi, kompetesi saat ini. Kalau kita secara SDM tidak ditingkatkan secara optimal, maka akan tergilas oleh negara-negara lain karena tidak bisa berdaya saing, tingkat ketrampilan kurang, timbul pengangguran dsb sehingga meningkatkan angka kemiskinan. Angka kemiskinan di Jateng masih tinggi yaitu 13,58%, tambahnya

Lokakarya dihadiri 75 peserta dan hasil yang diharapkan adalah terwujudnya peran masyarakat dalam sinergitas program pendidikan dan terindentifikasinya strategi kebijakan dalam rangka menyonngsong program PUS pasca target MDGs tahun 2015.