A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kabupaten Magelang konsep percontohan hutan rakyat

bagian humas Bagian Humas dan Protokol


Kajoran (humprot) - Saat menerima kunjungan delagasi negara Kamboja di desa Madukoro Kecamatan Kajoran, minggu (1/11) Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.IP melalui Plt Sekretaris Daerah  mengatakan Pemerintah Pusat mempercayai Kabupaten Magelang bersama Lampung Barat dan Padang Pariaman Sumatera Barat, untuk menjadi percontohan konsep hutan rakyat. Pemerintah menerapkan model pengelolaan hutan rakyat, dimana hutan negara dikelola secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga kelestarian fungsi-fungsi hutan dan manfaatnya ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat disekitar hutan. Zaenal menerangkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan hutan tropis terluas di dunia memiliki tanggungjawab moral tehadap ekosistem dunia. Belajar dari pengalaman masa lalu, hutan hanya menjadi objek eksploitasi ekonomi semata, sehingga berdampak luas terhadap kerusakan lingkungan. 

Zaenal juga menjelaskan terkait dengan kegiatan Forestry Exchange Program, Kabupaten Magelang menunjuk Desa Madukoro, Kajoran untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Berawal atas inisiatif masyarakat setempat dan bimbingan Pemerintah Daerah, mengalokasikan lahan seluas 25 hektar dan dikelola secara agroforestry, yaitu dengan menghutankan dan memadukan antara tanaman kayu – kayuan, serta tanaman hijauan untuk makanan ternak dan perikanan.

Sebelumnya Desa Madukoro Bulan September 2014 lalu, oleh Gubernur Jawa Tengah terpilih menjadi model Penyuluhan terpadu dan ditetapkan sebagai desa mandiri pangan berdikari karena berhasil mengembangkan komoditi pangan dengan konsep agroforestry. Konsep Desa Terpadu dan Berdikari di Desa Madukoro ini, banyak mendatangkan manfaat bagi masyarakatnya, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Magelang akan terus berupaya mengembangkan model desa terpadu dan berdikari ini didesa-desa lainnya. 

I Nengah Yulian Devi dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengatakan Forestry Exchange Program antara pemerintah RI dengan pemerintah Kamboja didasari atas kerjasama pemerintah Jerman dengan pemerintahan di 10 negara Asia Tenggara. Maksud dari kegiatan ini untuk mempererat persahabatan saling bertukar pikiran serta belajar dari negara yang dikunjungi. Dengan Forestry Exchange Program ini,  menunjukkan bahwa masyarakat di Magelang bisa melakukan pemberdayaan masyarakat dengan integrasi sistem dari hutan, perikanan, peternakan dan pertanian. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempromosikan pembangunan bidang kehutanan sehingga  kelestarian hutan yang telah ada sekarang ini bisa tercapai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan delegasi dari negara Kamboja mengatakan kegiatan ini merupakan kesempatan pemerintah Kamboja untuk belajar tentang berbagai hal terkait perikanan, peternakan dan pertanian tingkat lokal agar dapat diterapkan di negara kami. Kegiatan ini dapat mengembangkan produk yang sudah jadi sehingga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.