A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kabupaten Magelang memiliki potensi UMKM yang cukup tinggi

bag. humas Bagian Humas dan Protokol

Kabupaten Magelang memiliki potensi UMKM yang cukup tinggi

Salaman (humprot) - Kabupaten Magelang memiliki potensi UMKM yang cukup tinggi. Sampai saat ini terdapat lebih dari 106.000 unit usaha UMKM yang tersebar di 21 kecamatan, dengan berbagai produk akhir, seperti makanan olahan, kerajinan, batik, butik dan aneka kuliner khas yang lain yang berbasis potensi lokal, serta mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 161.552 orang. Hal tersebut disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.IP saat membuka pameran Semarak Gemilang 2015 di lapangan desa Menoreh Salaman, jum’at (2/10).
Menurut Zaenal, UMKM kita secara makro masih mempunyai beberapa kelemahan dan   menghadapi banyak kendala  serta   permasalahan-permasalahan, seperti diantaranya  adalah   masalah permodalan, masalah   ketersediaan bahan baku pada komoditas produk  tertentu,  masalah pemasaran dan kendala rendahnya kemampuan SDM kita.  Untuk itu, berbagai langkah pengembangan, pembinaan dan  motivasi usaha perlu dilakukan agar mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerja, kemampuan mendesain  produk, kemampuan inovasi dan legalisasi, serta kesadaran akan sertifikasi produk yang dihasilkan.
Menghadapi kebijakan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)  yang mulai diberlakukan akhir bulan Desember 2015, dampaknya adalah begitu mudahnya produk-produk dari luar negeri masuk dan mengalir ke pasaran dalam negeri. 

Pada kesempatan yang baik ini, perlu kami ingatkan kepada hadirin semua, bahwa pada akhir bulan Desember 2015 nanti, kebijakan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai diberlakukan. Dampak dari dibukanya pasar bebas di kawasan negara-negara ASEAN, termasuk di negara kita, adalah begitu mudahnya produk-produk dari luar negeri masuk dan mengalir ke pasaran dalam negeri. Begitu pula sebaliknya, produk-produk dalam negeri akan mudah di ekspor ke luar negeri dengan tanpa hambatan regulasi sebagaimana kondisi pada saat sebelum diberlakukannya kebijakan MEA tersebut.
Kita semua tentunya berharap dengan diberlakukannya kebijakan MEA tersebut, nantinya mampu menggerakkan perdagangan di sektor UMKM untuk menembus pasar ekspor luar negeri, sehingga pada ujungnya akan mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM itu sendiri.  Untuk itulah, para pelaku UMKM saat ini dituntut untuk semakin professional, kreatif, inovatif dan berwawasan global, karena ke depan akan timbul persaingan yang cukup ketat, baik persaingan dengan produk-produk dari luar negeri, maupun persaingan antar tenaga kerjanya.
Salah satu upaya langsung dari Pemerintah Kabupaten Magelang untuk mendorong perkembangan UMKM adalah dengan diadakannya Pameran Produk UMKM “SEMARAK GEMILANG 2015” ini, di mana kegiatan ini merupakan tahun yang kedua sejak di adakan untuk pertama kalinya pada tahun 2014 yang lalu di Kecamatan Secang.
Zaenal berharap, event ini dapat dijadikan momentum awal bagi peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat, yang sudah barang tentu memerlukan dukungan semua pihak termasuk dunia perbankan terutama Bank-bank Milik Pemerintah seperti PD. BPR Bank BAPAS 69.

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Magelang Masrur, SE mengatakan kegiatan pameran semarak gemilang merupakan upaya memperkenalkan produk lokal dan memperluas jaringan pemasaran agar lebih memiliki daya saing yang lebih besar. Pameran produk UMKM ini di harapkan akan secara langsung mempertemukan produsen dengan konsumen sehingga sarana yang efektif dalam mempertemukan pelaku UMKM sehingga tercipta kemitraan antar pelaku UMKM. Masrur menjelaskan pameran semarak gemilang diikuti 128 peserta dari UMKM unggulan Kabupaten Magelang, SKPD/Dinas terkait, perusahaan swasta, BUMN, BUMD dan mitra binaan dengan menampilkan 104 stan