A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kamabicab Magelang Zaenal Arifin, SIP "Kembalikan Kejayaan Pramuka"

Bagian Humas dan Protokol



Kota Mungkid, 10 Juni 2017

Gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan pada jalur pendidikan non formal merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan, merupakan kesinambungan gerakan Kepanduan Nasional Indonesia pada masa lampau. 
Gerakan ini bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi muda yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur, memiliki kecerdasan dan ketrampilan yang tinggi, sehat jasmaninya, serta bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. 
Untuk merealisasikan tujuan tersebut maka Gerakan Pramuka diarahkan kepada berbagai program berupa pendidikan mental dan kepribadian, ketrampilan, serta karya bhakti untuk membantu masyarakat dalam bidang pelestarian lingkungan hidup, peningkatan perekonomian keluarga, kesehatan dan pendidikan, serta bidang sosial budaya.
Kemajuan Gerakan Pramuka di Indonesia tentunya tidak terlepas dari upaya yang tidak mengenal lelah para pendiri GerakanPramuka, terutama Bung Karno, Ir. H. Juanda, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Azis Saleh, Mulyadi Djojomartono, Kak Husein Mutahar dan lain-lain yang berjuang keras mendharma-bhaktikan diri untuk ikut serta memelihara, memupuk dan membesarkan tunas yang telah ditanam, sehingga Gerakan Pramuka pernah mengalami masa kejayaannya.
Sehingga tidak heran jika masa lampau sebagian besar siswa SD hingga SLTA sangat berminat menjadi anggota pramuka aktif.
“Akan tetapi saat ini kita dapat melihat mulai terjadinya pergeseran, dimana generasi muda kita mulai meninggalkan Pramuka dan lebih tertarik terhadap kegiatan-kegiatan lain, bahkan tidak jarang melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat seperti penyalahgunaan obat, perkelahian, menurunnya kepatuhan terhadap hukum, serta meningkatnya penggunaan kekerasan sebagai cara menyelesaikan permasalahan dan lain sebagainya.” Tandas Kamabicab Kabupaten Magelang, Zaenal Arifin, SIP. 
Dari kondisi Gerakan Pramuka yang ada tersebut, nyatalah bahwa tantangan kepengurusan Gerakan Pramuka saat ini dan kedepannya cukup berat dan beragam. Salah satunya adalah bagaimana menjadikan Gerakan Pramuka menjadi kegiatan ektrakurikuler di sekolah yang diminati dan digemari oleh para pelajar kita, sehingga mereka secara sukarela dan antusias untuk menjadi anggota pramuka aktif  di sekolahnya.
Kita juga menyadari bahwa upaya mengembalikan kejayaan Gerakan Pramuka seperti masa lampau tentulah bukan pekerjaan yang ringan.  Akan tetapi tantangan yang cukup berat tersebut, seharusnya tidak lantas menjadikan kita berkecil hati, akan tetapi justru memacu dan menumbuhkan semangat kita untuk berupaya semaksimal mungkin guna memajukan gerakan pramuka khususnya di Kabupaten Magelang yang kita cintai ini.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.