A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kartu Identitas Anak tetap akan dilaksanakan

Bagian Humas & Protokol Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid, 16 Maret 2016
Bayi baru lahir dan anak-anak akan mempunyai KTP mulai tahun 2016. KTP anak juga dikenal dengan Kartu Identitas Anak (KIA). Sehingga dengan demikian anak dan bayi usia umur 0 tahun sampai 17 tahun akan mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk) nantinya di tahun 2016 ini. Selama anak tersebut telah memiliki akta kelahiran dan tercantum dalam kartu keluarga yang dimiliki orang tua dan keluarganya. KTP tersebut akan menjadi identitas selama hidupnya. Penerbitan Kartu Indentitas Anak (KIA) diperlukan agar anak yang berusia 0 hingga 17 tahun (kurang satu hari) memiliki dokumen kependudukan sehingga memudahkan anak dalam mengurus berbagai dokumen.

Meski belum ditunjuk untuk melaksanakan program Kartu Identitas Anak (KIA), Kabupaten Magelang berencana tetap akan melaksanakan program tersebut tahun ini. Sesuai dengan usulan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), program tersebut kemungkinan akan masuk dalam anggaran perubahan tahun 2016.

Selama ini untuk anak yang sudah sekolah identitasnya berupa kartu pelajar,namun bagi anak yang belum sekolah identitasnya hanyalah berupa akte yang
riskan untuk dibawa-bawa. KIA ini konsepnya sama, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang memberikan identitas serta tercatat dalam kependudukan masing-masing daerah. KIA sebagai upaya untuk mendata penduduk sejak lahir sampai nanti waktunya
anak-anak ini berkewajiban memiliki e-KTP. Kepala Disdukcapil, Pardi Sriyono, mengatakan, sebenarnya pemerintah pusat hanya menunjuk 50 kota/kabupaten sebagai daerah percontohan untuk program KIA tersebut tahun ini. "Tapi tetap kita laporkan ke Pak Bupati, dan tahun ini kalau bisa akan kita laksanakan. Meskipun belum ada instruksi dari pusat dan keppresnya juga belum ada," kata Kepala Disdukcapil, Pardi Sriyono. Dikatakannya, satu-satunya kendala dalam rencana pelaksanaan program ini adalah anggaran. Mengingat, instruksi dari Bupati turun bukan pada saat bulan perencanaan tapi ketika perencanaan sudah selesai. "Sehingga alternatifnya, kalau tidak masuk dalam anggaran perubahan ya anggaran tahun 2017 mendatang," ungkap  Kepala Disdukcapil, Pardi Sriyono.

Anggaran itu sendiri menurutnya diperlukan untuk pembiayaan berbagai kegiatan yang masuk dalam program. Seperti alat pembuatan KIA, pemrograman, dan kegiatan lainnya."Di Kabupaten Magelang ada setidaknya sekitar 300 ribuan anak dibawah usia 17 tahun. Jumlah tersebut diambil dari perbandingan total penduduk di wilayah ini sebanyak 1,2 juta orang, sedangkan penduduk usia 17 tahun keatas sekitar 900 ribuan orang," terangnya. Menurut Pardi, meski bukan kebutuhan mendesak, namun KIA merupakan hal yang wajib dimiliki oleh anak. Dan pemerintah dalam hal ini juga memiliki kewajiban untuk melayani pembuatan kartu tersebut. "Selama ini kan pemberian kartu identitas diskriminatif, dimana usia 17 tahun keatas sudah dikasih kartu kependudukan, sedangkan anak dibawah usia itu tidak. Padahal kartu identitas itu bisa dibawa kemana-mana oleh anak untuk keamanan mereka," tandasnya. ****)Widodo Anwari/Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.*