A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

KEGIATAN PENGAJIAN KELILING DAN SILATURAHMI OLEH BUPATI MAGELANG DI MASJID JAMIL FUDHUL DUSUN KEDOK

Bagian Kesra Bagian Kesejahteraan Rakyat

SAMBUTAN BUPATI MAGELANG

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yang KamiHormati:
- Para Alim Ulama, Bapak Kyai, para sesepuh dan pinisepuh serta para tokoh masyarakat, khususnya Bapak Kyai Afif Fatkhurohman sebagai imam dan Bapak Ilham Fadholi, S.Sos sebagai khotib pada ibadah sholat Jumat hari ini;
- Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang;
- Para Staf Ahli Bupati;
- Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang;
- Camat dan Jajaran Muspika Ngablak;
- Kepala KUA Kecamatan Ngablak;
- Kepala Desa Magersari beserta seluruh perangkatnya;
- Takmir beserta Jamaah Masjid  Jami’il Fudhul Dusun Kedokan, Desa Magersari,serta 
- Bapakdan Ibu Jama’ah Sholat Jum’at yang berbahagia.
 Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena hanya atas limpahan rahmat, taufiq, hidayah dan inayah-Nya,  pada hari ini kita dapat bertemu dan berkumpul pada acara silaturahim ba’da SholatJum’at dalam keadaan sehat baik lahir maupun batin. 
Shalawat serta salam  semoga tetap tercurah  kepada Nabi Agung Muhammad SAW yang senantiasa kita harapkan syafa’atnya di dunia dan di akherat kelak.
Hadirin Jama’ah Sholat Jum’at yang Kami hormati,
Pada kesempatan ini, yang pertama kali akan kami sampaikan adalah  ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kontribusi dan peran aktif para alim ulama dan bapak-bapak Kyai, mubaligh dan mubaliqhah, ustad dan ustadzah, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam membimbing umat, sehingga tercipta kondisi yang aman dan tentram di wilayah ini.
Karena dengan kondisi yang aman dan terjaga ketenteramannya ini, akan menjadi syarat utama terlaksananya pembangunan di Kabupaten Magelang. 
Kami yakin dengan dukungan dan do’a dari para alim ulama dan bapak-bapak kyai  beserta seluruh jamaahnya, visi kita, yaitu  ”Terwujudnya Kabupaten Magelang yang semakin SEMANAH (Sejahtera, Maju dan Amanah)”, akan lebih mudah dicapai.
Hadirin yang kami mulyakan,
Perlu kami matur di sini bahwa Sejahteraitu menunjukkan kondisi kemakmuran suatu masyarakat, yaitu masyarakat yang terpenuhi kebutuhan ekonomi (material) maupun sosial (spiritual). 
Secara sederhana dapat kami sampaikan bahwa sejahtera itu adalah masyarakat yang wareg, wutuh, waras dan wasis. 
Wareg adalah terpenuhinya kebutuhan pangan, wutuh adalah terpenuhinya kebutuhan sandang dan papan, waras adalah terjaminya kesehatan masyarakat lahir-batin, jasmani-rohani dan wasis adalah terwujudnya masyarakat yang cerdas. 
Oleh karena itu, di sinilah peran alim ulama, bapak-bapak kyai,santri, mubaligh dan mubaliqhah, ustad dan ustadzah, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat kami harapkan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Magelang yang wasis dalam ilmu agama, sehingga terwujud masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT karena masyarakat yang beriman dan bertaqwa adalah Sumber Daya Manusia pilihan untuk mewujudkan Kabupaten Magelang yang Maju dan Amanah. 
Ikhtiar kami dalam mewujudkan Masyarakat Kabupaten Magelang yang beriman dan bertaqwa,  secara tertulis telah kami tuangkan dalam misi pertama kami yaitu, Mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan beragama.
Bapak-Ibu Jama’ah Sholat Jum’at yang berbahagia,
Dalam mewujudkan masyarakat yang wareg, wutuh, waras dan wasis dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Magelang, ikhtiar yang telah, sedang dan akan  kami lakukan dan akan terus kami tingkatkan antara lain:
- Beasiswa Siswa miskin yang akan kami perbanyak, termasuk beasiswa siswa Miskin ke semua jenjang pendidikan, bahkan jika diterima pada SMA Taruna Nusantara dan Perguruan Tinggi Negeri berakreditasi A pun Kami siapkan beasiswa;
- Jaminan kesehatan untuk orang miskin melaui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Bansos Tidak Terencana;
- Bantuan Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan selalu kita tingkatkan jumlahnya. Direncanakan pada tahun 2016 akan dipugar 3.000 (tiga ribu) rumah tidak layak huni;
- Bantuan langsung kepada masyarakat ekonomi lemah dan para buruh tani berupa ayam, belut, cangkul, sabit dan kepada kelompok sasaran lainya seperti penjual jamu dan sayur keliling yang                 ke depan akan lebih kami perhatikan;
- Infrastruktur baik jalan, jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang menjadi kewenangan kami akan segera ditingkatkan dan yang bukan kewenangannya akan kami fasilitasi untuk penanganannya.
Hadirin serta Jamaah yang berbahagia,
Selaras dengan program-program yang barusaja kami sampaikan dan sejalan dengan apa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi, pembangunan dilaksanakan untuk menanggulangi kemiskinan dan pengangguran,  memperbaiki derajat kesehatan,  meningkatkan kualitas pendidikan, perbaikan lingkungan hidup, infrastruktur, lapangan usaha dan investasi, peningkatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 
Hal tersebut  tentunya bukanhanya  menjadi tanggung jawab pemerintah,  tetapi memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat, tidak terkecuali dari kalangan alim ulama yang dalam kesehariannya sangat dekat dengan umat dan masyarakat.
Pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pada segala tingkatan diatas, memerlukan pembiayaan, dimana sumber pendapatan tersebut diantaranya adalah PAD, di mana salah satu penyumbang PAD di Kabupaten Magelang adalah dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 
Dukungan dan Partisipasi masyarakat terhadap pembangunan diantaranya dengan segera melunasi kewajiban PBB tersebut, yang mana  PBB ini nantinya akan dikembalikan kedesa dalam bentuk Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi. 
Alhamdulillah, Kecamatan Ngablak selalu memegang tradisi lunas 100% setiap tahunnya, dan tentunya ini berkat ketauladanan para tokoh agama, alim ulama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Ngablak.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat di Kecamatan Ngablak.
Perlu kami sampaikan pula, bahwa sampai dengan saat ini sudah 26 Desa di Kabupaten Magelang yang sudah melunasi PBB Tahun 2016, sedangkan di Kecamatan Ngablak 3 Desa dari 16 desa sudah melunasi PBB yaitu, Desa Jogoyasan, Desa Genikan dan Desa Ngrancah. Dan bagi desa-desa yang sudah melunasi PBB tersebutakan kami berikan Piagam Lunas PBB. 
Selanjutnya, untuk mempercepat pelunasan PBB, para Kepala Desa kami minta untuk segera membuat program percepatan pelunasan  PBB untuk Tahun 2016.
Hadirin yang kami hormati,
Pembangunan tidak hanya memerlukan insan-insan cerdas yang  memiliki ilmu pengetahuan dan menguasai teknologi, tetapi lebih dari itu adalah yang beriman dan bertaqwa yang dalam setiap gerak dan langkahnya tidak terlepas dari tuntunan agama dan kedekatannya dengan Allah SWT.
Insan yang demikian akan lahir melalui bimbingan para Alim ulama dan bapak-bapak kyai, mubaligh dan mubaliqhah, ustad dan ustadzah, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dan sebagaifigur yang mendapatkan tempat yang terhormat dan dimuliakan di dalam masyarakat,  para alim ulama dan bapak-bapak kyai tentunya memiliki kesibukan dan tugas sosial yang banyak, namun kami percaya dengan keikhlasan dan tanggung jawabnya para alim ulama akan senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta ketertiban dan ketentraman di lingkungan                  masing-masing. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan umat Bergama maupun kehidupan masyarakat umumnya.
Salah satu yang perlu mendapat perhatian  antara lain munculnyakasus-kasuskekerasanberupaterorisme, radikalis medan aliran terlarang yang mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa. 
Karena itu diharapkan peran aktif para ulama dalam rangka turut melakukan pencegah andini terorisme, radikalis medan aliran terlarang untuk menjaga Kabupaten Magelang semakin kondusif.
Hadirin yang berbahagia,
Betapa besar pengorbanan dan jasa para alim ulama dan bapak-bapak kyai sejak perebutan kemerdekaan sampai dengan saat ini, yang kesemuanya itu akan tercatat dalam tinta emas sejarah bangsa ini, termasuk apa yang telah didarma-bakti kan para alim ulama, para kyai, santridanjamaahnya di KabupatenMagelang. 
Semoga seluruh amaliyah selama ini dan yang akan datang, diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang akan memuliakan Bapak-Ibu dan kita semua di dunia dan di akherat kelak.
Semoga pertemuan ini dapat menjadi sarana tolabul ’ilmi, menjadi pertemuan yang barokah, dan kiranya Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan kekuatan kepada kita semua. Amin.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, semoga ta’arufini bisa menambah kedekatan serta  eratnya tali silaturahmi di antara kita. 
Mohon maaf atas segal kekhilafan dan kekurangan.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.