A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Kota Muntilan ikuti penilaian WTN

Bag Humas dan Protokol Bagian Humas dan Protokol

Kota Muntilan ikuti penilaian penghargaan WTN.

Kota Mungkid (humprot) –  Kota Muntilan Kabupaten Magelang terpilih sebagai kota yang diajukan untuk mengikuti penilaian penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun 2015. Saat menerima Tim Penilai Penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di ruang rapat cemerlang, sabtu(6/6) Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.IP melalui Plt Sekretaris Daerah mengatakan Kota Muntilan merupakan kota kecil dengan jumlah penduduk kurang lebih 45.372 jiwa yang terdiri dari 4 desa dan 1 kelurahan dan berjarak  kurang lebih sekitar 10 km dari Ibu Kota Kabupaten. Kota Muntilan secara bersamaan juga diajukan untuk mengikuti penilaian Adipura tahun 2015. Pembangunan Kota Muntilan khususnya sarana dan prasarana lalu lintas angkutan jalan, untuk tahun 2014 telah diupayakan melalui kegiatan pembangunan  peningkatan fungsi jembatan pada sungai-sungai yang melintas di Kota Muntilan untuk mengantisipasi perkembangan volume lalu lintas, yaitu  jembatan Keji, Pakis, Bangkong dan Lamat yang total menyerap anggaran sebesar Rp. 2.779.959.000 dimaksudkan agar memberikan kelancaran bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitas sosial ekonomi. Zaenal mengatakan partisipasi Kabupaten Magelang dalam kegiatan penilaian untuk penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah untuk yang ketiga kalinya. 
Zaenal juga menambahkan bahwa, pembangunan lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Magelang setiap tahunnya diupayakan untuk selalu naik anggarannya, mengingat sektor perhubungan sangat signifikan ikut berperan dalam peningkatan perekonomian Kabupaten Magelang khususnya mendukung pembangunan sektor pariwisata dan pertanian. Untuk pembangunan perhubungan, khusus yang ada di Dinas Perhubungan, tahun 2012 sebesar Rp. 1.049.727.138, sedang tahun 2013 sebesar Rp. 1.327.274.200,- dan tahun  2014 sebesar Rp. 1.649.673.470,-. Anggaran sebesar itu diperuntukkan bagi pengadaan fasilitas keselamatan jalan seperti pembangunan pagar pengaman jalan, pengadaan sarana jalan seperti rambu-rambu lalu lintas, perawatan alat pemberi isyarat lalu lintas, pembuatan zebra cross, perawatan alat uji kendaraan, pembinaan disiplin lalu lintas bagi pengemudi kendaraan angkutan umum orang maupun barang dan peningkatan pengetahuan berlalu lintas bagi pengemudi angkutan umum maupun pelajar SMU.  

Menurut ketua tim penilai penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tingkat nasional dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia Dr Muiz Thohir, MT mengatakan penghargaan ini sebenarnya bukan tujuan tapi hanya media atau wahana pemerintah pusat dalam memberikan bimbingan teknis kepada pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam konteks penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan. WTN ini fokus pada kawasan perkotaan baik kota secara otonom maupun kota secara fungsi di kabupaten yang tidak otonom. Tujuan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan transportasi secara keseluruhan. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang Ismu Kuswandari S.Sos mengatakan dari hasil temuan tim penilai di lapangan akan di kaji dan diperbaiki serta akan melengkapi sarana dan prasarana yang belum lengkap. Selain itu Pemerintah Kabupaten Magelang akan membangun tempat untuk bongkar muat angkutan barang. “Karena kita memang belum punya, kita mempunyai 3 ruas jalan provinsi maupun di ruas jalan nasional”, ujarnya. Dari Salam sampai Secang, kemudian jalan yang Purworejo ini banyak angkutan barang yang kita belum punya fasilitas. Insya Allah pada tahun 2017 terlaksana, ujarnya lagi. Kita akan membangun juga 2 terminal yaitu di Bandongan dan Kaliangkrik. Untuk perlengkapan jalan khususnya pagar pengaman akan diprioritaskan dengan harapan 5 tahun ke depan ini sudah terselesaikan dengan bantuan dana dari pusat, provinsi maupun APBD. Untuk angkutan umum khususnya untuk pedesaan Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang sudah memberikan sosialisasi atau himbauan agar kendaraan yang sudah tua diremajakan kembali sehingga tercipta kendaraan umum yang nyaman. Tetapi yang penting kendaraan itu laik jalan. 

Bahwa Kabupaten Magelang mempunyai luas wilayah 1.085,73 km2, dengan jumlah penduduk 1.221.681jiwa terdiri dari 21 Kecamatan dan 372 Desa/Kelurahan. Panjang jalan Nasional 37,730 km, jalan Provinsi 121,780 km dan jalan Kabupaten 887,83  km. Jumlah kendaraan bermotor  di Kabupaten setiap tahun semakin meningkat dimana tahun 2012 sejumlah 207.900, tahun 2013 sejumlah 230.152 dan tahun 2014 sejumlah 232.152.  Data kejadian kecelakaan di Kabupaten Magelang  tahun 2012 sebanyak 803 kejadian, tahun 2013 sebanyak 631 dan tahun 2014 sebanyak 570 kejadian.  Adapun angka kejadian kecelakaan di Kota Muntilan tahun 2012 terdapat 17 kejadian, tahun  2013 terdapat 25 kejadian dan tahun 2014  terdapat 31 kejadian.