A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

LAUNCHING KAMPUNG ANAK SEJAHTERA KERJASAMA ANTARA KEMENTERIAN PPPA, FOODBANK OF INDONESIA (FOI) DAN PEMERINTAH KABUPATEN MAGELANG

WIDODO ANWARI Bagian Humas dan Protokol

Tahun 2018 ini Kabupaten Magelang mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak. Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak tersebut, dibutuhkan kerjasama antara Pemerintah Daerah, masyarakat dan dunia usaha dalam memenuhi hak-hak anak yang terbagi dalam 5 klaster, yaitu klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan, klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, klaster kesehatan dan kesejahteraan dasar, serta klaster perlindungan khusus.

Sampai dengan saat ini, salah satu persoalan pemenuhan hak anak di Kabupaten Magelang adalah dengan masih adanya kasus stunting/kerdil, yang disebabkan bukan semata-mata karena kekurangan gizi atau asupan makanan, karena penderita stunting juga terjadi di desa-desa penghasil daging, susu, dan sayuran, namun stunting berkaitan dengan pola asuh orang tua dan perilaku/kebiasaan yang ada di masyarakat.

Karena itu, guna menanggulangi stunting, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Foodbank of Indonesia menjalin kerjasama dengan menjadikan Kabupaten Magelang sebagai Pilot Project model penanganan anak penderita stunting yang kemudian disebut dengan Program Kampung Anak Sejahtera.

Melalui berbagai pertimbangan, Desa Selomirah Kecamatan Ngablak terpilih sebagai lokasi Kampung Anak Sejahtera, dimana selama 6 bulan ke depan akan diobservasi melalui metode edukasi pola asuh, pelatihan kader, pemberian makanan tambahan, penimbangan dan pemantauan balita terintervensi, dengan peningkatan tinggi badan dan berat badan balita terintervensi sebagai indikasi keberhasilan. Jika model penanganan stunting di Kabupaten Magelang ini berhasil, maka akan direplikasi dan diduplikasi oleh daerah lain.

Saya berharap, Program Kampung Anak Sejahtera ini dapat diintegrasikan dengan berbagai program yang sudah ada seperti Kampung KB, Desa Layak Anak, Desa Ramah Pangan, dan menjadi salah satu strategi dalam memenuhi hak anak terutama pada bidang kesehatan dan kesejahteraan dasar.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol setda Kabupaten Magelang.