A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

M Ridho Adi Zulkarnaen (Kiprah Sosok Pemuda Berprestasi Tingkat Nasional) “Benih Semua Prestasi Adalah Kemauan, Bukan Harapan Atau Impian”

WIDODO ANWARI, S.Sos Bagian Humas dan Protokol

Buah Jatuh tidak jauh dari pohonnya, pepatah itu tepat sekali diterapkan untuk Pemuda yang satu ini, sifat anak tidak jauh berbeda dengan Ayah atau Ibunya. Hal yang menurun dari leluhurnya pasti akan ada kemiripannya dengan orang tuanya. Istilah itu melekat betul di pribadi M Ridho salah satu pemuda berprestasi tingkat nasional dari cabang olah raga beladiri yang sangat ekstrim yakni olahraga Wushu dan Muay Thai. Bapaknya seorang Atlet Wushu dan sempat mengharumkan nama Kabupaten Magelang dikancah Nasional.

Pemuda ada di masa puncak idealisme. Kematangan secara fisik yang belum disertai kesempurnaan kematangan emosional justru membuat para pemuda menjadi sosok pemberani yang memegang teguh prinsip yang diyakininya. Prinsip inilah yang coba ditanamkan oleh sang ayah Arif Harsoyo kepada Anaknya M Ridho Ali Zulkarnaen.

Orang mungkin belum banyak mengenal Sosok Pemuda harapan bangsa ini, orangnya kalem, kulit kuning, berbadan Tegap, kekar, namun agak pemalu sebenarnya. Tapi  prestasinya tidak bisa dianggap enteng oleh teman sebayanya, dialah sosok M Ridho Adi Zulkarnaen, meski baru menginjak usia belia yakni 16 Tahun baru duduk dibangku SMU (Sekolah Menengah Umum), namun pemuda yang satu ini bisa  mengharumkan nama Kabupaten Magelang dikancah Olahraga keras yakni Wushu dan Olah Raga Muay Thai. Putra Pertama (I), pasangan Arif Harsoyo dan juga Wardan Nurdianti

Wushu dan Olahraga Muay Thai  adalah salah satu olahraga tertua di dunia, dan paling digemari oleh M. Ridho saat ini, Bahkan dengan olah raga ini mampu mengangkat namanya di tingkat nasional. Yang perlu diketahui prestasi  yang mampu mengharumkan namanya itu diperoleh dari perlombaan Wushu untuk nomor Sanda (tarung bebas), Juara II tahun 2016 di Bangka Belitung mewakili Jawa Tengah, Juara I tahun 2016 Piala Rektor UNES semarang, Juara I Tahun 2017 Piala UNES Semarang , dan untuk olahraga Muay Thai Juara I (Pertama) yang diselenggarakan di Lombok Nusa Tenggara Barat.

Sesuatu yang sangat luar biasa, bahkan olahraga ini diakui menjadi salah satu olahraga paling brutal untuk menentukan siapa yang lebih kuat, Muay Thai telah menjadi tontonan yang menarik dari industri olahraga saat ini.

“Benih semua prestasi adalah kemauan, bukan harapan atau impian, Saya bangga bisa mempersembahkan prestasi ini untuk keluarga, sekolah, dan Kabupaten Magelang, sekaligus warga Jawa Tengah tentunya " Demikian dikatakan oleh M. Ridho Adi Zulkarnaen. Baginya  sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa menjadi Juara nasional. 

Sementara Arif Harsoyo sang ayah yang juga sekaligus Pelatih Wushu dan Muay Tai  bagi ridho,  mengatakan bahwa bahaya olahraga di atas mungkin cukup menggambarkan bahwa segala sesuatu itu harus dilakukan dengan benar, dan harus memiliki pengalaman serta keahlian, apa pun kegiatannya, jika tidak memiliki tentang pengetahuan itu, maka semuanya akan berdampak pada resiko yang sangat berbahaya, tidak hanya cedera, bahkan maut akan menjadi taruhannya.

“Saya sadar apa yang dilakukan oleh anak saya adalah merupakan bentuk hoby olah raga yang sangat ekstrim yang mungkin sulit dilakukan oleh orang lain. Namun saya yakin bahaya olahraga di atas mungkin cukup menggambarkan bahwa segala sesuatu itu harus dilakukan dengan benar, dan harus memiliki pengalaman serta keahlian, apa pun kegiatannya, jika tidak memiliki tentang pengetahuan itu, maka semuanya akan berdampak pada resiko yang sangat berbahaya, tidak hanya cedera, bahkan maut akan menjadi taruhannya,” tandas Arif Harsoyo.  Selamat Sosok Pemuda Berprestasi!!!**) Widodo Anwari.