A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

NKRI Harga Mati

Bag.Humas dan Protokol Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid,Sebanyak 620 peserta Barisan Ansor Serbaguna Kabupaten Magelang mengikuti pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) di Desa Wuwuharjo, Kecamatan Kajoran. Diklatsar yang dilaksanakan selama tiga hari (2-4/9) tersebut, 534 peserta dinyatakan lulus, sementara 86 diantaranya terpaksa harus mengulang.


Dikatakan pula oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (KASATKORCAB) Banser Kabupaten Magelang, Sularno MB menjelaskan, setelah melalui proses dan materi serta pelatihan yang ketat selama tiga hari, 534 peserta dinyatakan lulus.
“Sementara 86 sisanya tidak lulus dan harus mengulang lagi dikarenakan beragam alasan antara lain yang pulang tanpa ijin, dan ragu dalam mengikuti proses,” katanya usai melaksanakan pembaretan anggota Banser yang lulus DIKLATSAR Minggu (4/9) petang.
Dia menyebutkan selam diklatsar para peserta  diberikan beberapa materi antara lain tentang ke NUan, ke Ansoran, ke Banseran serta Bela diri dan Bela Negara. “Kami memberikan penekanan terkait pentingnya cinta tanah air,  mengingat saat ini gangguan akan kesatuan NKRI semakin beragam cara yang dilakukan oleh beberapa kelompok radikal maupun separatis,” jelas Sularno.

“Diharapkan kelak senantiasa mengacu pada nilai-nilai dasar sahabat ansor yang selalu bertindak dan bersikap sebagai pelopor dalam memberikan pertolongan untuk menyiarkan, menegakkan dan membentengi ajaran Islam. Inilah komitmen yang seharusnya senantiasa dipegang teguh oleh para anggota Gerkan Pemuda Ansor”, demikian diktakan oleh Kepala satuan Koordinasi Cabang Banser Kab. Magelang Sularno MB.
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Magelang Anas Munaji Achmad menambahkan, bahwa Diklatsar adalah pintu utama bagi masuknya calon anggota BANSER, dan jika  belum mengikuti Diklatsar maka seseorang belum resmi menjadi angota Pasukan Paramiliter NU.

“Setelah lulus diklat ini, mereka akan terus kami dampingi dan kawal, agar semangat perjuangan mereka terus terpelihara, dan tidak tergerus oleh pengaruh yang neko-neko,” tegas Anas.
 Diketahui selama tahun 2016,  PC GP ansor Kabupaten Magelang melalui Satkorcab Banser telah meluluskan sebanyak 741 Banser, jumlah tersebut berasal dari 534 lulusan diklatsar kajoran, dan 207 diklatsar Kecamatan Srumbung yang telah lulus pada awal maret lalu. **) Widodo Anwari/Tim Humas protocol setda Kabupaten Magelang