A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

PELANTIKAN PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN MAGELANG, MASA BHAKTI 2019 –2024 DAN PENGUKUHAN BADAN WAKAF INDONESIA PERWAKILAN KABUPATEN MAGELANG

WIDODO ANWARI, S.Sos Bagian Humas dan Protokol

Pada kesempatan yang baik ini, terlebih dahulu saya mengucapkan selamat kepada jajaran BAZNAS  Kabupaten Magelang, masa bhakti 2019 – 2024 Kabupaten Magelang yang pada hari ini telah dilantik.

Perlu kita ketahui bersama pelantikan dan Pengukuhan ini merupakan agenda penting dalam sebuah organisasi. Karena melalui pelantikan seperti inilah kita dapat memulai program yang telah dirumuskan dan langkah kedepan organisasi. Mudah-mudahan dari pelantikan dan Pengukuhan hari ini dapat dihasilkan berbagai langkah dan program yang memberi perbaikan bagi kinerja organisasi.Kekuatan dan ruh lembaga pengelola zakat terletak pada kesungguhan dalam melayani, melindungi, dan menyelamatkan kaum fakir dan miskin.

Untuk itu lensa pandang organisasi pengelola zakat dalam pengembangan program pendayagunaan zakat haruslah selalu memperhatikan secara obyektif kebutuhan hidup mustahiq yang perlu dibantu dan diberdayakan.

Pertimbangan subyektif lembaga dalam upaya perolehan dana dan kepentingan promosi, tidak dapat dijadikan ukuran untuk menilai kelayakan suatu program. Program-program yang dilakukan BAZNAS ke depan saya harapkan agar diarahkan untuk lebih mempertegas fungsi BAZNAS sebagai amil zakat.

Dalam kaitan ini sebagai lembaga publik, BAZNAS perlu secara rutin dan transparan menginformasikan kepada masyarakat penerimaan zakat, infaq dan  shadaqah serta pendistribusiannya, terlepas dari banyak atau sedikit dana yang terkumpul.

 Dana zakat, infaq dan shadaqah yang dihimpun oleh BAZNAS dan semua lembaga pengelola zakat di tanah air haruslah didistribusikan sebagai sumber jaminan kehidupan yang layak, khususnya bagi fakir miskin yang masih besar jumlahnya.

 Dengan perolehan dana zakat kita tidak akan bisa menghapus kemiskinan yang merupakan sunnatullah. Tetapi yang dapat dan wajib diupayakan ialah menurunkan tingkat kemiskinan dan mendekatkan jarak antara golongan kaya dengan golongan lemah dan kurang beruntung secara ekonomi.

 Dalam sejarah Islam, reputasi gemilang Khalifah Umar bin Abdul Azis yang dipandang sebagai era kejayaan peradaban zakat, bukanlah karena berhasil mengentaskan kemiskinan secara absolut. Tetapi sebagai kepala negara yang amat terkenal kesederhanaan, kejujuran, dan keadilannya, beliau membangun infrastruktur sosial yang kuat, di antaranya jaminan kehidupan fakir miskin, sehingga tiap fakir miskin merasa malu menampakkan kemiskinannya karena kehidupan mereka telah terjamin.

Pada hemat saya, pola semacam itu perlu dicontoh oleh lembaga pengelola zakat di zaman modern ini. Oleh sebab itu, lembaga pengelola zakat harus bekerja secara sungguh-sungguh untuk memberikan jaminan perlindungan dan pemberdayaan fakir, miskin dan mustahiq lainnya dengan zakat, infaq dan shadaqah yang dikumpulkan.

Dalam Islam, setiap individu harus terlindungi dari bahaya kemiskinan, kelaparan, ketidak-mampuan membiayai pendidikan, pengobatan, tempat tinggal yang layak serta kecemasan menghadapi hari tua.

Salah satu instrumen untuk mewujudkan keamanan insani (human security) dalam Islam adalah pendanaan yang berasal dari zakat.

Untuk mencapai tujuan pengelolaan zakat, maka kebijakan operasional lembaga pengelola zakat diharapkan searah dengan garis policy Pemerintah. BAZNAS yang dibentuk oleh Pemerintah haruslah merasa bahwa rumahnya adalah Kementerian  Agama. Pengurus akan datang dan pergi pada waktunya, tapi tujuan dan misi besar lembaga adalah sesuatu yang bersifat permanen.

Untuk itulah, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengingatkan segenap jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Magelang, agar mengedepankan bobot dan efektivitas program dibanding banyaknya program, tapi tidak bisa dan mampu dilaksanakan. Para pengurus harus berpikir strategis dan profesional dalam menyusun program kerja demi kesejahteraan warga masyarakat. ***) Widodo Anwari, S.Sos