A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

PEMBUKAAN KEGIATAN SOSIALISASI AGROKLIMAT OLEH BMKG JAWA TENGAH DI KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2019

WIDODO ANWARI, S.Sos Bagian Humas dan Protokol

Kegiatan ini kami rasakan penting, untuk kemajuan pertanian serta pembangunan secara umum di Kabupaten Magelang, mengingat Sekolah Iklim ini dapat menjembatani peningkatan pemahaman mengenai informasi iklim bagi para Petugas Dinas, Penyuluh maupun Petani.

Kita ketahui bersama bahwa Kegiatan Pertanian, mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan kondisi iklim. Dilain sisi saat ini kita juga sama-sama merasakan adanya perubahan iklim yang cukup mengganggu aktivitas pertanian maupun aktivitas kehidupan secara umum, yang terlihat dari pola hujan yang berubah, musim yang sulit diprediksi, terjadinya banjir serta kekeringan di berbagai wilayah, dll.Sasaran dan tujuan SLI - Sosialisasi Agroklimat adalah untuk meningkatkan pemahaman yang terkait dengan cuaca dan iklim serta meningkatkan Pengetahuan dan ketrampilan dalam bercocok tanam / kegiatan dalam pertanian yang terpengaruh dengan kondisi cuaca dan iklim.

Menyikapi tujuan dari SLI - Sosialisasi Agroklimat adalah mempunyai inti akhir bagaimana kita meningkatkan ketahanan pangan dan mengembangkan budidaya tanaman hortikultura termasuk bawang putih, agar dapat bertahan pada kondisi cuaca dan iklim ekstrim.

Secara fakta dan data, bencana terjadi menjadi 3 tingkatan yaitu Internasional, Regional dan Nasional sedangkan di Tingkat Nasional sebagaimana informasi dari BNPB menyebutkan bahwa bencana diakibatkan oleh bencana Hidrometeorologi mendominasi di Indonesia sebanyak 95 persen seperti banjir, kekeringan dan longsor.

Dampak bencana tersebut pada sektor pertanian adalah gagal panen yang mengakibatkan kerugian petani dan ancaman terhadap ketahanan pangan nasional. , Pemahaman kondisi yang mempengaruhi terjadinya perubahan iklim di Dunia ini perlu juga mendapatkan penekanan dari Sosialisasi  ini, karena kita sebagai bagian dari umat di dunia ini, juga semestinya bisa berperan lebih baik dalam menjaga kelestarian alam ini.

Sesuai UU No. 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, BMKG diberi mandat salah satunya informasi Iklim, dengan adanya perubahan iklim maka dituntut untuk adaptasi dalam rangka adaptasi pertanian. Melalui SLI - Sosialisasi Agroklimat ini diharapkan dapat mengantisipasi dampak jika terjadinya iklim ekstrim di Jawa Tengah pada umumnya dan Kabupaten Magelang pada khususnya.

 Peserta Sosialisasi diberikan pemahaman mengenai cuaca dan iklim, pembentukan awan dan hujan, mengenal alat ukur cuaca/iklim dan alat ukur sederhana, pemahaman dan Pemanfaatan Informasi iklim.

Khususnya kepada Petani, Penyuluh Pertanian Lapangan, Petugas Pengamat Pos Hujan Kerjasama, Babinsa di Desa Candisari, Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang, saya berharap agar kegiatan ini akan membuka wawasan cara pandang kita menyikapi keadaan cuaca/iklim yang ada di Kabupaten Magelang.

Ini saya anggap penting karena dengan mengetahui semua itu akan menentukan, jenis tanaman apa yang akan kita tanam. Sehingga akan dihasilkan “panen” yang melimpah. ***) Widodo Anwari, S.Sos