A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 55
Function: _userAgent

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 17
Function: browser_user

File: /home/skpd038/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd038/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd038/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 160
Function: _userAgent

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 18
Function: os_user

File: /home/skpd038/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd038/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd038/public_html/index.php
Line: 326
Function: require_once

Setda Kabupaten Magelang

Pembukaan Penyuluhan Bahasa Media Luar Ruang Tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2019

Tue, 01 2020 dilihat: 4 kali

Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara telah memperoleh pengukuhan dalam UUD 1945 pasal 36 yang berbunyi ”bahasa negara ialah bahasa Indonesia”. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki kekuatan yuridis. Adapun fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, yaitu sebagai bahasa resmi kenegaraan; bahasa pengantar resmi di lembaga pendidikan; bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan; bahasa resmi dalam pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan, serta teknologi modern; bahasa media massa; pendukung sastra Indonesia; dan pemerkaya bahasa dan sastra daerah.

Bahasa Indonesia juga diakui sebagai bahasa persatuan atau bahasa nasional sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia mempunyai kekuatan historis. Pengakuan ini terlihat dalam isi Sumpah Pemuda butir ketiga, yaitu “Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa persatuan, yaitu sebagai lambang kebanggaan  nasional, lambang identitas nasional, alat pemersatu berbagai masyarakat yang beraneka ragam sosial budayanya, dan alat perhubungan antarbudaya dan antardaerah.Selanjutnya, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan mengamanatkan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa negara yang wajib digunakan sebagai pengantar dalam dunia pendidikan, administrasi pemerintahan, informasi  publik, perundang-undangan, bahasa media massa nasional, dan bahasa komunikasi niaga, termasuk barang dan jasa.

Undang-Undang tersebut juga mengamanatkan bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pelayanan administrasi publik, komunikasi resmi di lingkungan kerja pemerintah dan swasta, nama bangunan/gedung, merek dagang, lembaga usaha, lembaga pendidikan, organisasi yang didirikan atau dimiliki oleh WNI atau badan hukum Indonesia, informasi produk tentang barang dan jasa produksi dalam negeri atau luar negeri yang beredar di Indonesia, spanduk dan alat informasi lain yang merupakan pelayanan umum atau informasi melalui media massa.

Oleh karena itu, diperlukan sikap positif masyarakat terhadap bahasa Indonesia yang diwujudkan dengan menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah dan situasinya. Dalam kegiatan pemasyarakatan dan pembinaan bahasa Indonesia, yang diperlukan adalah menggugah kepedulian seluruh lapisan masyarakat agar bersikap positif terhadap bahasa Indonesia.

Terlebih, di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, bahasa Indonesia perlu terus dikembangkan agar tidak ketinggalan zaman dalam menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Misalnya, memperluas jangkauan maknanya dan membuat padanan istilah yang berkembang dalam dunia internasional. Dengan demikian, bahasa Indonesia dapat terus merespons kemajuan zaman.  ***) Widodo Anwari Humas dan Protokol