A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

PEMBUKAAN RAPAT KOORDINASI PENGENDALIAN OPERASIONAL KEGIATAN (RAKOR-POK) TERPADU TINGKAT KABUPATEN MAGELANG AKHIR TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2019

WIDODO ANWARI, S.Sos Bagian Humas dan Protokol

Penyelenggaraan Rakor POK tingkat kabupaten ini bertujuan untuk memberikan gambaran kinerja pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah dari sumber dana belanja langsung, baik realisasi fisik maupun keuangan di Kabupaten Magelang sampai dengan akhir triwulan II Tahun Anggaran 2019.

Mengingat waktu efektif untuk penyelesaian kegiatan APBD Tahun Anggaran 2019 tinggal kurang lebih 5 bulan, maka Rakor POK ini menjadi satu momen penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kegiatan, mengidentifikasi permasalahan atau kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, serta menentukan tindak lanjut dari pelaksanaan program kegiatan tahun 2019.

Pada Tahun Anggaran 2019, dari total alokasi untuk Belanja Langsung sebesar Rp.958.382.972.631,00 (sembilan ratus lima puluh delapan milyar tiga ratus delapan puluh dua juta sembilan ratus tujuh puluh dua ribu enam ratus tiga puluh satu rupiah), yang digunakan untuk membiayai 1.921 (seribu sembilan ratus dua puluh satu) kegiatan, sampai dengan akhir Bulan Juni  Tahun  2019 baru terserap sebesar Rp165.267.646.153,00 (seratus enam puluh lima  milyar dua ratus enam puluh tujuh juta enam ratus empat puluh enam ribu seratus lima puluh tiga rupiah) atau hanya 17,24% dari target 48,44%, kesenjangannya cukup besar yaitu 31,20%.

Sementara untuk realisasi fisik tertimbang kabupaten tercapai sebesar 32,44% dari target 45,43% atau terdapat kesenjangan sebesar 12,99%.

Capaian realisasi fisik dan keuangan ini lebih rendah jika dibandingkan dengan capaian pada akhir Triwulan II Tahun 2018. Kesenjangan antara target dengan realisasi fisik dan realisasi keuangan juga mengalami kenaikan dibandingkan dengan kesenjangan pada triwulan sebelumnya.

Oleh karena itu, pada hari ini kita perlu melakukan evaluasi secara mendalam  dan melakukan langkah-langkah percepatan supaya ada perbaikan kinerja di Triwulan selanjutnya, sehingga realisasi fisik maupun keuangan dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

Selain kegiatan yang dibiayai dari APBD murni, tahun 2019 terdapat pula kegiatan-kegiatan yang dibiayai dari Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota APBD Provinsi Jawa Tengah, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan DBHCHT.

Alokasi Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/Kota APBD Provinsi Jawa Tengah untuk Kabupaten Magelang sebesar Rp_13.690.000.000,00 (tiga belas milyar enam ratus sembilan puluh juta rupiah) perkembangan pelaksanaan kegiatan realisasi fisik tercapai 5,22% dari target fisik 10,50%, realisasi keuangan  baru mencapai 2,32%.

Sedangkan untuk sumber dana DAK pada tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun sebelumnya, DAK 2018 sebesar Rp. 63.585.977.000,00 (enam puluh tiga milyar lima ratus delapan puluh lima juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah) sedangkan Tahun 2019 ini menjadi Rp. 162.918.040.000,00 (seratus enam puluh dua milyar sembilan ratus delapan belas juta empat puluh ribu rupiah) yang terbagi untuk DAK fisik sebesar 62,28% dan Non Fisik 37,72%. Untuk itu kepada SKPD pengampu DAK untuk dapat memenuhi segala persyaratan pencairan sesuai ketentuan yang berlaku, dan dapat melaksanakan kegiatan dengan se-optimal mungkin.

Alokasi DBHCHT pada tahun 2019 ini sebesar Rp. 13.906.619.000,00 (tiga belas milyar sembilan ratus enam juta enam ratus sembilan belas ribu rupiah) yang diampu oleh 7 SKPD, sampai dengan semester I serapannya baru mencapai 13%, untuk itu saya menghimbau agar SKPD pengampu kegiatan DBHCHT tersebut dapat segera merealisasikan sesuai ketentuan.

Terkait pengadaan barang jasa, sampai dengan Pertengahan bulan Juli 2019 ULP telah menerima 113 paket pelimpahan.  Adapun jumlah yang selesai proses lelang sebanyak 39 paket, 35 paket proses tender, 37 paket dalam proses review (belum tayang) dan 2 paket dibatalkan.

SKPD pengampu kegiatan pengadaan barang/jasa terutama  pekerjaan konstruksi yang pada umumnya memiliki kompleksitas permasalahan agar lebih cermat dalam melaksanakan kegiatan dalam rangka mencapai 5 Tepat, yaitu Tepat Waktu, Tepat Mutu, Tepat Administrasi, Tepat Sasaran, dan Tepat Manfaat. Pedomani  Time schedule  yang telah ditetapkan, dan harapannya semua kegiatan dapat selesai di akhir tahun Anggaran di tahun 2019 ini.

Dalam rangka memperbaiki kinerja pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 pada triwulan berikutnya, kiranya perlu saya tegaskan kembali kepada para Kepala SKPD untuk mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

1.  Meningkatkan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan kegiatan.

2. Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar SKPD dan pihak-pihak terkait, sehingga tercipta sinergitas  agar dapat mencapai hasil kegiatan secara optimal.

3. Melakukan akselerasi penyelesaian fisik dan penyerapan anggaran dengan tetap mempedomani ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

4.  Menyiapkan pelaksanaan kegiatan yang termasuk dalam APBD Perubahan TA 2019 dengan sebaik-baiknya.

5.  Melaporkan progres kegiatan secara tertib dan sesuai ketentuan. *** Widodo Anwari, S.Sos