A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

PEMBUKAAN RUWAT RAWAT BOROBUDUR ke-16 TAHUN 2019

WIDODO ANWARI, S.Sos Bagian Humas dan Protokol

Sebagaimana kita ketahui, Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia merupakan warisan budaya adihulung yang nuansa kebudayaannya masih hidup dan terpelihara hingga hari ini.

Sebagai warga negara yang baik dan mencintai bangsanya, tentunya kita harus ikut menjaga dan melestarikan kebudayaan tersebut, agar tidak punah seiring dengan berjalannya waktu yang semakin modern.

Borobudur dan peninggalannya adalah ciri khas daerah ini dengan berbagai keanekaragaman budaya, seni dan adat istiadat yang ada. Kita bangga atas keberagaman tersebut karena semua itu adalah kekayaan yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Selanjutnya, perlu kami sampaikan bahwa saat ini pelestarian berbagai cagar budaya memerlukan keseimbangan aspek ideologis, sosial budaya, akademis, ekologis, dan ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Paradigma baru ini merubah cara pandang yang semula menitikberatkan pada aspek pengelolaan situs atau candi, menjadi pengelolaan yang berorientasi pada pengelolaan kawasan berikut peran serta masyarakat beserta sosial budayanya.

 Hal ini berarti bahwa situs atau Candi Borobudur tidak hanya dipandang sebagai benda cagar budaya semata, namun yang lebih ditekankan adalah bagaimana keseimbangan, keserasian, serta keselarasan  antara Candi Borobudur dengan lingkungannya, baik dengan masyarakat maupun dengan kehidupan seni budaya di sekitarnya.

Hubungan erat antara Candi Borobudur dengan seni budayanya, semestinya bisa terus dipertahankan dan dilestarikan sehingga Borobudur tidak hanya dipandang sebagai warisan nenek moyang semata namun lebih dari itu Borobudur dapat menjadi inspirasi dan ekspresi bagi warga masyarakat, khususnya kepada para pecinta seni dan budaya.

Harapan kami, acara Ruwat Rawat Borobudur ini bisa terus diselenggarakan setiap tahunnya sebagai sarana bagi kita mengenalkan Borobudur sebagai warisan seni dan budaya kepada dunia internasional. ***) Widodo Anwari,S.Sos