A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Pemkab Magelang akan merehabilitasi 64.645 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

       

Rumah memiliki fungsi yang sangat besar bagi individu dan keluarga tidak saja mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial. Untuk menunjang fungsi rumah sebagai tempat tinggal yang baik maka harus dipenuhi syarat fisik yaitu aman sebagai tempat berlindung, secara mental memenuhi rasa kenyamanan dan secara sosial dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, menjadi media bagi pelaksanaan bimbingan serta pendidikan keluarga. Dengan terpenuhinya salah satu kebutuhan dasar berupa rumah yang layak huni, diharapkan tercapai ketahanan keluarga.

Pada kenyataannya, untuk mewujudkan rumah yang memenuhi persyaratan tersebut bukanlah hal yang mudah. Ketidakberdayaan mereka memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni berbanding lurus dengan pendapatan dan pengetahuan tentang fungsi rumah itu sendiri. Pemberdayaan fakir miskin juga mencakup upaya Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RSTLH). Demikian juga persoalan sarana prasarana lingkungan yang kurang memadai dapat menghambat tercapainya kesejahteraan suatu komunitas. Lingkungan yang kumuh atau sarana prasarana lingkungan yang minim dapat menyebabkan masalah sosial dan kesehatan.

Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni yang dihuni atau dimiliki oleh kelompok fakir miskin memiliki multidimensional. Oleh sebab itu, kepedulian untuk menangani masalah tersebut diharapkan terus ditingkatkan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat (stakeholder) baik pemerintah pusat maupun daerah, dunia usaha, masyarakat, LSM dan elemen lainnya. Untuk memperbaiki RTLH tersebut, Direktorat Pemberdayaan Fakir Miskin mengalokasikan kegiatan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RSTLH) yang dipadukan dengan pembuatan Sarana dan Prasarana Lingkungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dapat diakses secara umum.

64.645 RTLH akan di Rehabilitasi

Pemkab Magelang akan merehabilitasi 64.645 rumah tidak layak huni (RTLH) secara bertahap, dengan melibatkan Pemprov Jateng dan Pemerintah Pusat.

Plt Sekda Kabupaten Magelang Agung Trijaya SH MH menyebutkan, sejak tahun 2011 hingga kini yang direhab 5.852 RTLH. Menurut rencana, rehab selanjutnya 105 RTLH dibiayai APBD Jateng dan 3129 unit (APBN).

“Puluhan unit RTLH tersebar di semua kecamatan. Tetapi kebanyakan di Kecamatan Borobudur, Dukun, Mungkid dan Ngluwar. Sehingga akan dijadikan skala prioritas,” katanya, Senin (8/8).

Untuk memenuhi kebutuhan warganya akan rumah layak huni tersebut, Pemkab Magelang bersama Pemerintah Pusat akan membangun rumah susun sewa (rusunawa) dibeberapa lokasi.

“Yang sudah selesai dibangun di Kecamatan Muntilan dan Tempuran. Kini kedua rusunawa ini, tinggal menunggu proses penyerahan aset dan pembentukan badan pengelolanya,” katanya.Yang saat ini tengah proses pembangunan rusunawa di Kecamatan Salam.

Menurut rencana, tahun depan akan diusulkan pembangunan rusunawa di Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan dan Desa Mertoyudan. Dalam hal ini Pemkab Magelang hanya mengusulkan lokasinya, sedangkan yang membiayai pembangunan rusunawa adalah Pemerintah Pusat.**) Widodo Anwari/Humas Protokol