A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Pencanangan Ayo Membaca” Tahun 2016 Tingkat Kabupaten Magelang

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid, 26 Maret 2016. Sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional. Dalam Undang-undang ini penyelenggaraan Pendidikan Wajib memegang beberapa prinsip, yakni pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan , nilai kultural, dan kemajemukan bangsa dengan satu kesatuan yang sistematik dengan sistem terbuka dan multimakna. Demikian dikatakan oleh Ny. Tany Zaenal ketua tim penggeraka PKK Kabupaten Magelang dalam acara pencanangan Ayo membaca tingkat Kabupaten Magelang tahun 2016, di SD Negeri Kalinegoro I Mertoyudan. Dihadapan anggota PKK Kabupaten Magelang

Dikatakan oleh Ny. Tanty Zaenal Arifin, bahwa  Selain dalam penyelenggaraan pendidikan  juga harus melalui  proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat dengan memberi keteladanan, membangun kemauan dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran melalui pengembangan budaya membaca, menulis dan berhitung bagi segenap warga masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.

“Dinegara Republik Indonesia ini, mencerdaskan kehidupan bangsa hukumnya wajib, karena amanat konstitusi mengatakan bahwa “Pendidikan Menjadi Hak Setiap Warga Negara”, sebagai konsekuensi dari semua itu pemerintah punya kewajiban untuk menyelenggarakan sistem pendidikan dan membuka akses selebar-lebarnya kepada setiap warga negara untuk mendapatkan fasilitasmpendidikan tanpa adannya diskriminasi apapun untuk mendapatkannya.” Tandas Ibu Bupati Magelang Tanti Zaenal Arifin.

Lebih lanjut dikatakan pula oleh ketua tim penggerak PKK bahwa  Misi memberantas buta huruf bukan hanya sekedar cara mengajari rakyat bisa membaca dan menulis. Bukan pula sekedar untuk mengantarkan rakyat Indonesia dari kegelapan menuju tempat yang terang.

Ny. Tanty juga berharap  melalui peran aktif masyarakat, akan tercipta rasa saling memiliki, dan rasa tanggung jawab bersama segenap komponen masyarakat, dalam melaksanakan dan memelihara hasil-hasil pembangunan.

Pendidikan tidak mengenal Ras

Pelaksanaan Pencanangan “Gerakan Ayo Membaca” merupakan upaya untuk lebih menggelorakan semangat membaca  dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, yang dilandasi upaya untuk memperkuat integrasi sosial dalam kehidupan masyarakat, meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, serta meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu membangun diri dan lingkungan secara mandiri.

Adapun pencanangan ini, diselenggarakan sebagai upaya untuk memasyarakatkan gerakan PKK. Yakni sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat.

Melalui 10 Program Pokok PKK, gerakan PKK telah dilaksanakan di seluruh tanah air Indonesia dan sudah terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, baik di bidang Keluarga Berencana, kesehatan, pertanian, pendidikan dan lain sebagainya*.***) Widodo Anwari/Humas dan Protokol setda Kabupaten Magelang. *