A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

PENCANANGAN KAMPUNG KB, DUSUN CLAPAR, DESA KALIJOSO, WINDUSARI

WIDODO ANWARI Bagian Humas dan Protokol

Pencapaian hasil Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pada saat ini belum menunjukkan hasil sebagaimana yang kita harapkan.Hal ini ditandai dengan adanya kecenderungan naiknya Total Mortality Rate  (Angka Kematian Ibu) yang masih dirasakan cukup tinggi, dan masih tingginya proporsi Pasangan Usia Subur status kawin yang tidak menggunakan alat kontrasepsi, serta kurangnya sinergitas penggarapan program KKBPK dengan lintas sektor.Oleh karena itu, perlu adanya satu model penggarapan program secara bersama sama baik dari Pemerintah, swasta maupun masyarakat yang terintegrasi dalam satu wilayah yang kita namakan Kampung KB.Inti dari Kampung KB adalah mengoptimalkan partisipasi masyarakat agar lebih banyak dalam pengelolaan dan pelaksanaan program KKBPK di wilayah masing – masing sehingga seluruh program KKBPK dapat dilaksanakan secara holistik integratif dan maksimal.Kunci keberhasilan Kampung KB terletak pada revitalisasi pengelolaan program KKBPK di tingkat lapangan, yaitu dengan membentuk Kelompok Kerja (POKJA) Kampung KB
yang keanggotaannya terdiri dari para tokoh masyarakat setempat yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Bupati.Disamping itu, melalui Kampung KB, diharapkan ke depan laporan pelaksanaan program KKB PK tidak hanya ditujukan kepada SKPD pengelola program saja, tetapi juga kepada setiap pimpinan wilayah secara berjenjang. Dengan cara ini maka tidak akan ada lagi Kepala Desa, Lurah dan Camat yang tidak mengetahui pencapaian program KKB PK di wilayahnya.Saya sangat mendukung pelaksanaan gagasan Kampung KB ini mengingat program KB saat ini belum menunjukkan hasil sebagaimana yang kita harapkan.  Disamping itu saya juga mengharapkan agar menjadi “Miniatur  Pelaksanaan Program KKBPK di Tingkat Terendah”, ditingkat desa.Untuk itu, saya himbaukan agar semua Kepala Desa/Lurah dan Camat terus memberikan dorongan dan dukungan agar program KKB PK di wilayahnya dapat mengalami kemajuan dari waktu ke waktu.Para pimpinan wilayah harus memastikan agar Program KKB PK sesuai dengan 4 pilar penggarapan program yakni Pendewasaan Usia Perkawinan, Pengaturan Jarak Kelahiran dengan alat kontrasepsi, Peningkatan Ketahanan Keluarga dan Peningkatan Ekonomi Keluarga secara pelan akan menjadi budaya di masyarakat.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda kabupaten Magelang.