A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Posyandu ananda Srumbung masuk nominasi lomba posyandu tingkat jateng

bagian humas Bagian Humas dan Protokol

Posyandu ananda Srumbung masuk nominasi lomba posyandu tingkat jateng

Srumbung (humprot) – Posyandu Ananda desa Nglumut kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang masuk nominasi terbaik dalam lomba posyandu tingkat Jawa Tengah. Sebelumnya pada tahun 2014 lalu Posyandu Surya Indah Desa Mranggen kecamatan Srumbung juga maju mewakili Kabupaten Magelang  menjadi nominasi pemilihan pelaksana terbaik Posyandu Tingkat Provinsi Jateng. 
Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.IP melalui Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluaga Berencana Kabupaten Magelang saat menerima tim penilai Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Jateng di desa nglumut, rabu (7/10) mengatakan saat ini jumlah POSYANDU di Kabupaten Magelang telah mencapai 2.345 buah, yang terdiri dari POSYANDU strata Pratama berjumlah 162  buah (6,9 %), POSYANDU Madya 575 (24,52 %), POSYANDU Purnama 900 (38,37 %)  dan POSYANDU Mandiri 708 buah (30,19 %). Keseluruhan kader POSYANDU di Kabupaten Magelang, saat ini tercatat berjumlah 10.530 orang dengan kader aktif sebanyak 90%-nya atau sebanyak 9.477 orang. Zaenal mengungkapkan untuk pengembangan POSYANDU di Kabupaten Magelang, telah disalurkan dana revitalisasi POSYANDU ke seluruh desa di Kabupaten Magelang yang dilanjutkan dengan pembinaan Tim Kelompok Kerja Operasional Posyandu (Pokjanal POSYANDU) di tingkat Kecamatan, dan pembinaan POSYANDU Pratama dan Madya, sehingga strata-nya meningkat menjadi lebih baik. Selanjutnya pengembangan POSYANDU lebih ditujukan untuk menjadi POSYANDU Model. Selain itu Zenal juga menjelaskan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan POSYANDU, perlu upaya peningkatan fungsi dan kinerja dengan mengintegrasikan POSYANDU bersama kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya yang telah ada seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB), Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan kegiatan lainnya sehingga hasilnya bisa lebih efektif dan efisien. Melalui kerja sama dan peran serta masyarakat yang harmonis selama ini, peran POSYANDU di Kabupaten Magelang amat terasa dalam rangka peningkatan status gizi ibu hamil dan Balita, penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi, serta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, ujarnya

Ketua Posyandu Ananda Hendi Prayitno mengatakan posyandu berdiri sejak 1 Juli 1990 dengan kader 9 orang, sebelumnya meraih prestasi juara 1 lomba posyandu tingkat kecamatan, juara 1 posyandu tingkat kabupaten. Selain itu menurut Hendi, posyandu ananda pernah meraih prestasi sebagai juara 1 balita sehat tingkat kecamatan, juara 2 Bina Keluarga Balita (BKB) tingkat kabupaten, juara 3 Bina Keluarga Remaja (BKR) tingkat kabupaten. Posyandu “Ananda” ini telah melakukan integrasi dengan PAUD dan Bina Keluarga Balita sejak tahun 2011, tambahnya lagi
Menurut ketua Tim Penilai Lomba Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Provinsi Jateng Ali Yahya Spd, MPD pemilihan yang diadakan hari ini akan memperoleh hasil yang terbaik yang nantinya akan dapat menempatkan dan memperoleh prestasi tinggi di tingkat nasional. Selain Kabupaten Magelang, tim yang dipimpinnya melakukan kunjungan ke posyandu Kabupaten Pekalongan, Wonogiri, Blora, Purbalingga dan Kabupaten Tegal. Kegiatan ini mempunyai maksud mendorong dan meningkatkan motivasi, kinerja dan semangat kader, pengelola dan pembina posyandu dalam mengembangkan dan memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat melalui pendekatan promotif dan prefentif kesehatan sejak dini
Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) merupakan salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat yang di kelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Keberadaan POSYANDU di lapis masyarakat tingkat paling bawah, terutama ditujukan untuk membangun dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menjaga kehidupan bermasyarakat yang lebih berkualitas. Masyarakat diharapkan lebih kreatif dalam membangun dan memanfaatkan POSYANDU sebagai lembaga yang dapat menguatkan tali silaturahim antar sesama warga masyarakat tanpa membedakan status sosialnya, sehingga semangat kebersamaan dan semangat kekeluargaan bisa semakin kuat, yang pada akhirnya akan banyak persoalan sosial kemasyarakatan yang dapat ditangani secara mandiri oleh masyarakat.