A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Presiden Joko Widodo : “Saya Ingin Model Pendidikan SMA TN Bisa diadopsi Sekolah lain di Indonesia”

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid, 28 Januari 2017

Pada Jumat kemarin, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk berkunjung ke SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah. Jokowi menilai bahwa pola pendidikan di SMA Taruna tersebut sangat baik dan lengkap, yang membuat para siswa siap menghadapi era kompetisi.



“Saya melihat di SMA Taruna Nusantara ini memang kesiapan untuk menuju visi ke depan itu memang ada di sini,” kata Jokowi di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat 27 Januari 2017.
Melihat kebaikan dari pola pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Nusantara tersebut, Jokowi meminta kepada Mendikbud untuk mengkaji pola pendidikan tersebut untuk bisa di cloning di seluruh tingkat Nasional.
“Sedang saya bicarakan dengan Mendikbud agar bisa di copy model SMA Taruna Nusantara ini di provinsi-provinsi yang lain,” sambung Jokowi.
Di akhir kunjungannya di SMA Taruna Nusantara, Jokowi tak lupa memberikan semangat untuk para siswa dan siswi. Jokowi berharap akan banyak lahir para pemimpin baru di masa yang akan datang.
“Selamat belajar dan suatu saat saya ingin yang berada di hadapan saya ini akan banyak lahir pemimpin, baik di tingkat daerah, provinsi, dan nasional,” ucap Jokowi.
Produk Lulusan Yang berkualitas.
Presiden Joko Widodo meminta agar pola dan sistem pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah, bisa diterapkan atau direplikasikan di sekolah-sekolah lain.
"Saya akan berbicara pada menteri-menteri terkait terutama Menteri Pendidikan agar pola dan sistem yang ada di SMA Taruna Nusantara bisa di-copy di SMA-SMA yang lain di seluruh Indonesia sehingga yang muncul adalah pribadi-pribadi yang pintar, pandai, mempunyai karakter ke-Indonesia-an yang kuat," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan Ceramah Pembekalan kepada siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, Jumat sore.
Presiden mengaku banyak mengenal orang hebat baik manajer maupun CEO yang berkualitas baik berasal atau alumni SMA Taruna Nusantara.
SMA tersebut, kata Presiden, menjadi SMA pertama yang dikunjunginya setelah menjadi Presiden.
"Baru masuk saya sudah yakin inilah yang harus dipersiapkan oleh bangsa kita. Sebuah kedisiplinan, sebuah kejuangan, enterprenership, dan muncul karaker ke-Indonesiaan," katanya.
Presiden mengatakan, di SMA Taruna Nusantara bukan hanya urusan pendidikan yang diberikan tetapi bagaimana membangun karakter kejuangan dan enterprenership.
"Ini yang dibutuhkan negara kita ke depan karena persaingan semakin ketat, kompetisi semakin sengit antar negara akan bersaing karena keterbukaan sudah tidak bisa dicegah," katanya.
Oleh sebab itu, Presiden berpesan agar sekolah-sekolah menyiapkan siswanya agar memiliki wawasan yang luas dan tidak hanya berkutat dengan pendidikan sekolah yang bersifat akademis semata. Ia mencontohkan, para siswa bisa dibawa ke panti jompo untuk menggugah rasa sosial, berkunjung ke kampung di kanan kiri kampus untuk ikut kerja bakti sebagai budaya asli Indonesia. Hal itu kata dia, karena belajar tidak hanya di sekolah saja.
"Saya mengajak anak-anakku tidak perlu takut, kita harus optimis kita harus memenangkan kompetisi itu karena kita memang sudah menyiapkan diri enggak perlu takut enggak perlu khawatir," kata Presiden Jokowi.***) Widodo Anwari Humas Seytda Kabupaten Magelang.