A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Presiden Jokowi : Tanamkan Jiwa Wira Usaha Kepada Para Santri

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Dalam acara Peringatan Isro' Mikroj Presiden Joko Widodo di Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang rabu malam (4/5/2016) dalam sambutannya menekankan bahwa santri sudah punya modal semangat dan entrepreunurship. Iming-iming jadi pengusaha yaitu bisa punya penghasilan setiap hari dan menciptakan lapangan kerja. Jumlah wirausaha di Indonesia pun masih jauh dari ideal.

Menanggapi dengan kewirausahaan yang ada diIndonesia Jokowi Mengatakan Bahwa baru sekitar 0,2% Pengusaha yang ada di Indonesia. “Butuh wirausaha 2% dari jumlah penduduknya, sementara saat ini baru mencapai 0,2%. Perbankan, lanjutnya, juga butuh pengusaha” Ujar Jokowi.

"Bank butuh pengusaha karena merekalah yang punya uang. Mereka butuh modal dan akan terus nambah uangnya. Beda dengan karyawan yang gajian setiap tanggal 25 dan didebet-debet terus sampai habis. Semoga pengalaman hari ini bisa menginspirasi adik-adik santri," pungkas Jokowi, yang disambut gemuruh para santri.

Kami ingin santri yang  setelah lulus tidak hanya bisa mencari pekerjaan tetapi menciptakan pekerjaan. Santri, kata Jokowi, punya etika dan ketahanan luar biasa. Para kyai mengajar santri secara lahirian dan batiniah. Santri termasuk anak-anak muda yang punya bekal karakter yang cocok menjadi wirausaha.

Agar bisa lebih sukses dari yang lain hendaknya para santri memaksimalkan potensi yang ada, Jokowi mencontohkan ketika teman yang lain belajar hanya satu jam maka kalau mau berbeda dan sukses harus belajar lebih lama semisal dua jam.

KH Yusuf Chidlori yang akrab dipanggil Gus Yusuf mengatakan kepada Jokowi bahwa santri di pesantren Tegalrejo dididik juga untuk menjadi pengusaha, karena mereka tidak mengandalkan ijazah.

Dalam uraian hikmah Isro' Mikroj habib Umar Muthohar dari Semarang menekankan bahwa santri harus menauladani Nabi Besar Muhammad SAW.**) Widodo Anwari/Humas Protokol setda Kabupaten Magelang.