A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

SEMINAR NASIONAL DALAM RANGKA KONFERENSI DAERAH IKATAN APOTEKER INDONESIA (IAI) PENGURUS DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH

WIDODO ANWARI Bagian Humas dan Protokol

Belum hilang dari ingatan kita beberapa waktu yang lalu berbagai mass media baik cetak maupun online ramai memberitakan maraknya penyalahgunaan obat PCC (Paracetamol, Cafein, dan Carisoprodol) di kalangan remaja di Kota Kendari, kemudian kasus yang juga cukup menghebohkan warga masyarakat dengan ditemukannya vaksin palsu pertama kali di Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur, serta kasus penggunaan obat illegal dan terlarang bernama Zenith di Kota Banjarmasin, telah menyita perhatian sekaligus keprihatinan publik, sehingga Badan POM, Pemerintah, dan lembaga-lembaga terkait kemudian mengambil langkah-langkah cepat untuk menaggulanginya yang salah satunya dengan menyelenggarakan Aksi Nasional Tolak Penyalahgunaan Obat dan Pemberantasan Obat Ilegal.

Apabila kita tilik dan telaah bersama, rangkaian kasus-kasus tersebut muncul disebabkan oleh masih lemahnya pengawasan pada jalur distribusi obat-obatan, kurang berperannya para apoteker dalam rantai distribusi serta masih adanya jalur ilegal dalam perdagangannya.

Oleh karena itulah, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)  sebagai wadah berhimpunnya para apoteker diharapkan mampu semakin berperan dalam upaya melindungi masyarakat dari pemalsuan dan penyalahgunaan obat-obatan, termasuk penyalahgunaan Narkotika dan obat terlarang, serta dalam pengawasan kesehatan lingkungan, pemanfaatan dan pengamanan obat-obatan, makanan, minuman, kosmetika serta obat-obat herbal atau tradisional.

Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)  juga diharapkan semakin mampu bekerja secara profesional sesuai dengan standar etika yang telah ditetapkan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan tanggung jawab profesinya, jangan sampai kejadian vaksin palsu, obat palsu, penyalahgunaan obat serta kasus-kasus lain yang terjadi tersebut terulang kembali, yang pada ujungnya hanya akan merugikan  warga masyarakat selaku konsumen sebagaimana hal ini juga telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Disinilah salah satu peran penting IAI dalam kapasitas profesinya, dituntut dan diharapkan. Tidak kalah penting bersinergi dengan lembaga dan institusi terkait juga harus dilakukan oleh Ikatan Apoteker Indonesia demi semakin baiknya kualitas pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat kita.***) widodo anwari Humas dan Protokol