A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Serma Istamar Anggota KODIM 0705 Magelang “Sosok Sang pelatih PAKIBRA”

WIDODO ANWARI Bagian Humas dan Protokol


MEMILIKI karakter disiplin dan ramah membuat sosok Serma Istamar, anggota Kodim 0705/Magelang  dengan jabatan bintara tinggi Administrasi dan Personalia ini, bukan hanya dikenal di kalangan TNI dan masyarakat, tetapi juga dikenal di lingkungan Pemda Kabupaten Magelang. Hal ini, atas perannya sebagai salah satu pelatih Paskibra, yang mampu memberikan sumbangsih untuk kemajuan dunia pendidikan khususnya dalam bidang baris berbaris.

Keinginan, semangat dan doa menjadi anggota TNI membawa Istamar  muda  ke jajaran Tentara Nasional Indonesia. Pernah bertugas di Timor-Timor pada tahun 1993 dan tahun 1995. Pengabdiannya bukan hanya menjadi anggota TNI saja, karena selama ini, Serma Istmar ini telaten dalam membina anak didik anggota Paskibra dari tingkat SMA di Kabupaten Magelang.

Bertahun-tahun membina dan melatih anggota Paskibra yang terpilih secara bergantian dari sekolah, hingga tepat pada Upacara Peringatan Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus, kelihaian dan kerapian para anggota Paskibra dapat dinikmati oleh para peserta upacara dan masyarakat yang menyaksikan.

Selain itu, kiprahnya yang tak lekang oleh waktu berhasil membawa anak didik meraih prestasi dari tingkat kabupaten hingga tingkat propinsi dalam kompetisi PBB (Pasukan Baris Berbaris). Rasa bangga kepada para anak didik semakin membuatnya dan rekan anggota TNI Kodim 0705/Magelang lainnya ingin terus mengaplikasikan keilmuannya.

“Yang saya tanamkan adalah mereka menjadi terbaik bukan menjadi juara. Motivasi juga terus kami berikan agar mereka lebih kuat mental dalam bersaing”,  ujar Serma Istamar. Selain itu, suami dari Anna Muarif, S.Keb, dan ayah dari Tamara Prima Natania, Arif Rahman dan Raisya Umaima Rahma, ini juga memberikan tips dan trik agar anggota PBB bisa mendapatkan prestasi terbaik yakni dari teknik menguasai setiap materi, aspek-aspek gerakan yang diberikan oleh pelatih sehingga dalam pelaksanaan menjadi mudah.

Disiplin adalah hal yang mutlak dalam kegiatannya sebagai siswa (anggota PASKIBRA) atau dalam kehidupan sehari – hari, karena tanpa disiplin yang kuat akan merusak sendi keidupan sebagai siswa (di Paskibra) yang akan membahayakan citra dirinya, sekolah, dan organisasi Paskibra.

Disiplin itu mutlak untuk menepati semua aturan siswa (Paskibra) dan semua tugas yang harus dijalankan, juga hal yang kecil dengan tertib dan sempurna disamping juga menegakkan kehidupan siswa (Paskibra) yang teratur dalam hal yang kecil.

Disiplin bukan merupakan hukuman, ikatan yang mengekang atau paksanaan yang harus dituruti. Disiplin harus diartikan sebagai sesuatu yang positif yang timbul dan tumbuh dari penentuan pada diri pribadi secara sadar.

Dalam mengikuti gerak disiplin ini kita harus juga melihat situasi, kondisi, toleransi, pendapat dan jangkauan serta lingkungan yang sedang kita hadapi. Jadi sebagai siswa (anggota Paskibra) yang berdisiplin juga harus tahu dimana dia menerapkan disiplin.***)Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.