A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Sikapi Rencana Bandara di Kulonproggo Kabupaten Magelang Harus Tangkap Peluang

Bagian Humas & Protokol Bagian Humas dan Protokol

Kota Mungkid, 16 Maret 2016.
Rencana Pembangunan Bandara di Kulonprogo, tentukan berdampak kepada ekonomi di Kabupaten Magelang. Hendaknya hal ini menjadi peluang dan harus ditangkap oleh Pemerintah Kabupaten Magelang, beberapa jalan atau jalur menuju Candi Borobudur Hendaknya dapat dibuka lebar. Demikian antara lain dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Drs. Soenarno, dalam kesempatan mengikuti MUSRENBANG (Musyawarah Rencana Pembangunan) Rencana KerjaPemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magelang, Diruang Bina Karya, Komplek Pemda Kota Mungkid. Acara dibuka oleh Bupati Magelang dengan dihadiri oleh semua Kepala SKPD, dan Juga Wakil Ketua DPRD dan pihak-pihak terkait.

Sementara Bupati Magelang dalam sambutannya mengatakan bahwa, Kebutuhan akan infrastruktur terus meningkat seiring dengan pertumbuhan aktifitas perekonomian masyarakat. Oleh karena itu pembangunan pasar tradisional tetap menjadi perhatian kita.Tahun 2017 akan dilaksanakan Pembangunan Pasar Kaliangkrik, Penataan ulang PKL Mertoyudan Corner, Penataan PKL ruas jalan Pakelan-Tanjung, melanjutkan program multi years  Pembangunan Pasar Muntilan, serta pembangunan pasardesa.
 
“Untuk pengembangan pariwisata pada Tahun Anggaran 2017 akan dilakukan penataan Tourist Information Center (TIC), pengembangan Agrowisata Ketep Pass dan pengembangan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Magelang,” kata Bupati Magelang.

Sedangkan terkait dengan rencana pembangunan Bandara di Kulonprogo, Pihaknya juga mengatakan bahwa akan dibangun jembatan srowol yang pendanaannya akan diambilkan dan diusulkan dari pusat. 

“Pada tahun 2017 juga akan dibangun jembatan Tlatar-Talun dan Bandongan-Kota Magelang dan jembatan strategis lainnya, sedangkan jembatan Srowol pendanaannya akan kami usulkan kepada Pemerintah Pusat,” Tandasnya.

Kemudian dalam rangka kesiap siagaan menghadapi bencana akan dilakukan pembangunan dan rehabilitasi Tempat Evakuasi Akhir (TEA). Sedangkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, pada Tahun 2017 direncanakan pembangunan gedung Kantor Kecamatan Candimulyo, Kaliangkrik, Borobudur dan Gedung BPMPPT.

Pentingnya Musrenbang.

Musrenbang Kabupaten Magelang ini merupakan rangkaian proses perencanaan yang cukup panjang, diawali dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, Rapat Teknis,  Forum SKPD, Forum Rumpun SKPD dan Musrenbang Kabupaten. Keseluruhan proses ini merupakan sarana untuk menyusun RKPD tahun 2017 yang akan menjadi pedoman dalam penyusunan KUA, PPAS maupun APBD 2017.

RKPD sebagai pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja SKPD memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan, yang dapat berfungsi sebagai instrumen dalam mendorong peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal dan kerakyatan, penciptaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran, serta menekan pemborosan sumberdaya.

“Selanjutnya pada kesempatan Musrenbang Kabupaten ini, sekali lagi Kami menekankan bahwa hasil rangkaian setiap tahapan kegiatan perencanaan pembangunan adalah produk dan tanggung jawab kita bersama,” tandas Bupati. 

Bupati juga menekankan kepada semua SKPD untuk menyusun perencanaan kegiatan lebih matang dan terarah, selalu mengacu kepada dokumen RPJPD, RPJMD,  Renstra SKPD serta kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Tengah, disertai dengan penganggaran yang rasional serta dapat dilaksanakan secara bertanggung jawab.***) Widodo Anwari/Humas Protokol setda Kabupaten Magelang.