A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

STUDY BANDING KWARCAB KAB. MAGELANG KE KWARCAB GROBOGAN

Widodo Anwari/Humas Protokol Bagian Humas dan Protokol

Drs. Suharno, MM Kwarcab Kab. Magelang
“ Jujur Saja, Ada Banyak Hal di Grobogan Yang Membuat Kami Iri”


Kota Mungkid, 29/5/2016
Sebanyak 36 Pengurus Kwarcab Kabupaten Magelang melakukan Study Banding ke Grobogan. Rombongan yang dipimpin langsung ketua Kwarcab Kabupaten Magelang Suharno diterima ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di Aula Kwarcab Grobogan. Dalam kegiatan tersebut, rombongan Kwarcab Kabupaten Magelang disambut dengan Tari Batik Grobogan yang dipersembahkan dari SD 1 Pengkol, Penawangan.


Tari batik merupakan tari yang menggambarkan tentang Kabupaten Grobogan. Suharno menilai Kwarcab Grobogan memiliki kemajuan dan keberhasilan manajemen pengelolalaan gerakan Pramuka. Dalam melaksanakan kegiatan pun selalu sukses.

Hal itu membuat pihaknya sedikit iri dengan perkembangan yang dialami Kwarcab Grobogan. “Jujur saja, ada banyak hal di Grobogan ini bikin kami iri. Contohnya, di sini bisa mendapatkan suntikan anggaran.

Di tempat kami, tidak pernah ada anggaran. Namun, dengan semangat kami tetap berusaha sebaik mungkin,” kata Suharno yang juga menjabat wakil ketua DPRD Kabupaten Magelang.

Dari kunjungan ini pihaknya berharap mendapatkan referensi untuk perkembangan di tempatnya. Dengan begitu, prestasi dan kemajuan di Kwarcab Kabupaten Magelang dapat segera terwujud.

“Harapan kami, pihak Kwarcab Grobogan memberikan kiat-kiat untuk mendorong kemajuan Pramuka di Magelang. Dengan begitu, dapat kami jadikan referensi untuk kegiatan nantinya,” ujar alumnus SMP1 Purwodadi itu.Bangga

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menyambut baik kedatangan tamunya itu. Pihaknya mengaku bangga bisa bertukar pikiran untuk sama-sama memajukan gerakan Pramuka.

Dirinya berharap, apa yang didapatkan Kwarcab Kabupaten Magelang betul-betul bisa dilaksanakan di sana. “Kami ucapkan selamat datang buat Kwarcab Kabupaten Magelang.

Ini merupakan yang pertama kalinya, kami menerima kunjungan. Kami ingin pertemuan ini bisa menjadi momentum untuk saling bertukar pikiran dan berdiskusi.

Tentunya itu untuk memajukan gerakan pramuka masing-masing. Mungkin, apa yang ada di Magelang bisa diterapkan di sini, begitupun sebaliknya,” imbuh mantan Wakil Bupati Grobogan itu.

Mungkin kegiatan kepramukaan dapat menjadi alat pendidikan yang tepat bila TriSatya Pramuka ini dapat benar-benar dilaksanakan. Karena dalam pramuka ini telah ditetapkan metode Bermain Sambil Belajar. Diharapkan juga setelah mengikuti kegiatan ini, para anggotanya dapat memiliki ketrampilan hidup. Karena ketrampilan hidup ini tidak diajarkan di “pelajaran sekolah”. Dan karena arus globalisasi yang semakin capat, teknologi semakin dibutuhkan disegala aspek. Termasuk kehidupan sehari hari dimasa depan..***) Widodo Anwari/ Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.