A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, merupakan endemi penyakit Gaki

bag humas dan protokol Bagian Humas dan Protokol

Borobudur (humprot) - "Tiga kecamatan itu termasuk daerah endemi, karena secara geografis sangat mendukung. Gunung Merapi yang masih aktif dan sering
mengeluarkan awan panas serta banjir lahar, menyebabkan kandungan
yodium didalam tanah menipis. Akibatnya, asupan yudium warga yang
tinggal ditiga kecamatan itu sangat kurang," kata Kepala Balai Litbang
Gaki Magelang, Sugianto dalam Workshop Gaki ditempatnya Jumat (8/5).
Tiga kecamatan di Kabupaten Magelang, merupakan endemi penyakit Gaki (Gangguan Akibat Kekurangan Yudium). Ketiga kecamatan itu meliputi
Kecamatan Sawangan, Dukun dan Srumbung. Meski jumlah penderitanya
sudah turun drastis, namun hingga saat ini kondisinya masih dipantau
oleh Balai Litbang Magelang di Borobudur.

Untuk meminimalisir jumlah penderita Gaki diwilayah ini, kata
Sugianto, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat. Diantaranya
menggalakkan penelitian dan penyuluhan tentang perlunya asupan yudium
melalui garam serta makanan yang banyak mengandung yudium. Salah
satunya berasal dari hasil laut. "Ikan laut dan semua jenis produksi
dari laut, mengandung banyak yudium. Karena itu, kami anjurkan warga
di tiga kecamatan itu mengkonsumsinya," jelasnya.
Ditegaskan jika wanita usia subur (WUS),  ibu hamil dan anak-anak
adalah mereka yang rentan terkena Gaki. Karena itu dalam setiap
penyuluhan, pihaknya menghimbau untuk mengkonsumsi makanan yang banyak
mengandung yudium tersebut. "Meski tidak menyebabkan kematian, namun
dampak dari Gaki sangat mengkawatirkan. Terutama kualitas manusia.
Karena Gaki akan menyebabkan tumbuh kembang anak dan kecerdasannya,
terganggu," tegasnya.
Terkait hal itulah, Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni)
menggelar workshop. Workshop diikuti sekitar puluhan peserta berasal
dari berbagai latar belakang. Diantaranya akademisi, peneliti,
masyarakat dan pelaku kesehatan. "Mereka tidak hanya berasal dari
Magelang, tapi juga sejumlah daerah di Jawa Tengah dan DIY lainnya.
Tujuan dari worskshop adalah meminimalisir jumlah penderita Gaki,"
kata Ketua Panitia, DR Dr Tjokorda Gde Dalem Pemayun.
Di pilihnya Magelang sebagai tempat workshop, kata Tjokorda, karena
Balai Litbang Gaki ada disini (Magelang). "Di sisi lain, penderita dan
penelitian Gaki pertama kali ada di Kabupaten Magelang. Namun
ditegaskan, jika perkembangan saat ini, tidak hanya daerah disekitar
gunung berapi yang banyak penderita Gakinya, tapi daerah pantai dan
daerah yang penggunaan pestisidanya tinggi juga rawan Gaki. Salah
satunya di Brebes," imbuh Dr Basuki Budiman, dari Badan Litbang
Kementrian Kesehatan.