A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Upacara HUT KOTA MUNGKID 32

Widodo Anwari Bagian Humas dan Protokol

Upacara HUT KOTA MUNGKID 32

Kota Mungkid, 22 Maret 2016
Para pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berpakaian adat Jawa khas daerah setempat saat puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-32, (pagi ini- Masih Berlangsung - red)
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pemkab Magelang yang juga Ketua Panitia HUT Ke-32 Kota Mungkid Agung Trijaya, SH mengatakan bahwa upacara peringatan tersebut pada tahun ini dikemas secara berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Karena seluruh rangkaian upacara, mulai dari pembawa acara, peserta, aba-aba, dan sambutan inspektur upacara, menggunakan cirri khas Jawa," katanya.
Pada rangkaian upacara di Lapangan dr.H.Soepardi Kota Mungkid, Kabupaten Magelang tersebut, juga ditabuh gamelan sebagai pengiring kegiatan tersebut. Para pegawai laki-laki saat upacara tersebut mengenakan surjan dan belangkon, sementara perempuan mengenakan kebaya.
"Ini menjadi tanda bahwa pemkab berupaya terus-menerus untuk melestarikan tradisi budaya Jawa," katanya.
Sementara Bupati Magelang, Zaenal arifin. SIP mengatakan bahwa jajaran pemkab setempat terus-menerus berupaya memberikan sumbangsih dan kinerja terbaik untuk kemajuan pembangunan di daerah setempat. Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaku pembangunan di daerah setempat, sesuai dengan bidang masing-masing, yang telah menorahkan prestasi terbaik, baik tingkat regional, nasional, maupun internasional, karena hal tersebut juga membawa nama baik Kabupaten Magelang.
"Prestasi yang mereka capai sebagai kontribusi nyata masyarakat Kabupaten Magelang yang memiliki keunggulan kualitatif, komparatif, dan kompetitif,"Kata BupatiMagelang.
Berdasarkan pantauan, berbagai instansi pemkab dan sejumlah sekolah juga menggelar upacara HUT Ke-31 Kota Mungkid di tempat masing-masing dengan peserta upacara mengenakan pakaian daerah setempat dan berbahasa Jawa.
“GregetMangunKarso”
Perjalanan sejarah saat ini mengantarkan Kota Mungkid genap berusia 32 tahun .Selama kurun waktu tersebut secara berkesinambungan disertai dengan iklim budaya dan potensi yang ada menjadikan penopang geliat Kota Mungkid sebagai Kota Budaya di Kabupaten Magelang. Sebagai wujud rasa syukur Pemerintah Kabupaten Magelang, berbagai rangkaian kegiatan HUT Kota Mungkid diselenggarakan. Mulai dari Olahraga, kesenian, renungan /malam tirakatan kajian ilmiah dan sarasehan telah dilakukan oleh panitia HUT Kota Mungkid.

Kearifan lokal, seperti “Greget Mangun Karso”, jika dilihat dari tata bahasa jawa adalah suatu arti yang sangat adi luhung. Sungguh-sungguh megerjakan sesuatu demi pembangunan, demi kemajuan suatu daerah. Karena itu seseorang juga harus mampu memberikan inovasi-inovasi dilingkungannya dengan menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk keamanan dan kenyamanan.
Dorongan moral ini sangat dibutuhkan oleh orang - orang disekitar kita, untuk menumbuhkan motivasi dan semangat. Tetapi juga harus mampu menggugah semangat dan memberikan dorongan moral dari belakang agar orang – orang disekitarnya dapat merasa situasi yang baik dan bersahabat .Sehingga kita dapat menjadi manusia yang bermanfaat di masyarakat.
***)WidodoAnwariHumasProtokol