A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

WISUDA TAHFIDZHUL QUR’AN PONDOK PESANTREN MA’HAD BINA MADANI PUTRI KECAMATAN GRABAG

WIDODO ANWARI,S.Sos Bagian Humas dan Protokol

Al-Qur’an merupakan satu-satunya kitab suci di muka bumi ini yang masih terjaga keasliannya.

Sejak diturunkan hampir 15 abad yang lalu kepada Nabi Muhammad shalallohu alaihi wa salam, hingga saat ini belum ada perubahan karena campur tangan manusia, baik dari suku kata, kalimat maupun kandungan isinya.

Hal ini sesuai sekali dengan janji Allah subhanahu wa ta’ala yang akan menjaga keaslian Kitab Suci Al-Qur’an untuk selama-lamanya. Dan salah satu cara dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk menjaga keaslian Al-Qur’an tersebut adalah dengan jalan menciptakan manusia-manusia yang diberi kelebihan untuk mampu menghafalkan                  Al-Qur’anul Karim.

Kemampuan menghafal ini benar-benar hanya atas pertolongan dan bimbingan dari Allah subhanahu wa ta’ala, karena apabila kita renungi bersama, maka sangat panjang proses dan tahapan yang harus dilalui untuk bisa menghafal sebuah kitab suci yang terdiri dari ribuan ayat dan puluhan juz ini.Tahfidz Al-Qur’an ini  diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi para Wisudawati untuk semakin giat dan semangat dalam mengkaji dan memahami kandungan isi Al-Qur’an.

Sehingga tahfidz Al-Quran ini bukanlah akhir dari proses mempelajari Al-Quran, tetapi merupakan tahapan awal untuk lebih mendalami dan mengamalkan apa yang menjadi firman Illahi.

Berkaitan dengan hal tersebut, kami mengajak kepada seluruh umat Islam untuk terus memahami Al-Qur'an secara lebih intensif karena pemahaman terhadap                  Al-Qur'an merupakan langkah yang sangat penting bagi pembentukan generasi Rabbani.

Untuk itu, pembelajaran Al-Qur’an, baik melalui Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur'an, Sekolah maupun lembaga lainnya, harus terus kita dukung dan upayakan terus.

Hal ini penting kita bersama lakukan, sebab jika tidak diupayakan, maka buta huruf Al-Qur'an akan mengancam generasi penerus kita. Padahal kita mengetahui, Al-Qur'an sarat akan tuntunan hidup untuk mencapai keselamatan serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Satu hal yang juga tidak kalah penting, pada kesempatan yang sangat mulia ini, kami mengajak kepada segenap Muslimin dan Muslimat di Kabupaten Magelang untuk terus menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman dalam menciptakan tatanan kehidupan yang harmonis dan nyaman.

Kita tunjukkan generasi muslim yang damai, ramah dan toleran. Karena radikalisme, kekerasan, dan terorisme seperti yang ditempuh sebagian kelompok akhir-akhir ini, bukanlah cara terbaik dalam menempuh suatu tujuan.

Marilah kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang membawa misi rahmatan lil ‘alamiin.  Marilah kita bangun kebersamaan dalam mengatasi berbagai persoalan masyarakat dan permasalahan bangsa sesuai dengan tuntunan agama, karena siapapun yang cara hidupnya menyesuaikan Al-Qur’an, maka akan diberikan keselamatan dunia dan akherat. 

***) Widodo Anwari, S.Sos