A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/setda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/setda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/setda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/setda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

YUDHI WIRATMOKO, A.Md (Pelatih Cabang Olah Raga Panahan)

WIDODO ANWARI Bagian Humas dan Protokol

 

Yudhi Wiratmoko, Amd, nama yang begitu asing bagi sebagian orang Kabupaten Magelang, Namun bagi atlet ataupun cabang olah raga panahan tidak begitu asing. Bahkan nama tersebut menjadi panutan bagi  cabang olah raga Panahan itu sendiri.

Panahan merupakan olahraga yang melatih disiplin, fokus, dan konsentrasi, juga smoothness. Memanah bisa melatih mental karena hal terpenting adalah mengontrol emosi. Sejatinya, panahan adalah olahraga yang mengajarkan sebuah prinsip bahwa keberhasilan seorang harus didahului oleh upaya dan usaha dan juga mengajarkan proses untuk mencapai apa yang diidamkan.

Olah raga panahan memerlukan ketenangan dan tidak boleh terburu-buru. Targetnya tidak bergerak, maka musuhnya adalah si pemanah itu sendiri. Menurut berbagai literatur, anak mulai dari usia 8 tahun bisa mencoba olahraga ini. Dalam hal ini usia berkenaan dengan psikologi anak. Jika di bawah usia 8 tahun, ada kecenderungan anak susah dikontrol. Jika cara mengontrol emosi telah diajarkan sejak diri, karakter anak bisa terbentuk dengan baik.

Panahan merupakan  hasil budaya material manusia sejak awal keberadaannya di dunia. Perkembangan utama teknologi panahan adalah pada busurnya. Busur berperan sebagai penyimpan tenaga manusia, dan revolusi cara hidup manusia pun terjadi. Tidak banyak yang bisa diketahui mengenai busur dan anak panah pada masa itu. Nah dalam rangka mengetahui olah raga cabang Panahan ini Reporter “SG”, berhasil menemui Pelatih cabang panahan, Yudi Wiratmoko, AMd, berikut petikan wawancarannya tersaji untuk anda.

 

Olahraga Panahan itu sebenarnya bagaimana?

olahraga panahan adalah olahraga yang memerlukan keahlian dan juga skill tersendiri. ya, olaraga ini termasuk sulit. kadang, untuk beberapa pemula biasanya bisa terluka karena terkena panah yang sedang meluncur. tetapi, jika sudah terbiasa olahraga ini dapat menjadi hobi yang bagus. olahraga ini juga dapat membuat tubuh menjadi kuat. bagi orang-orang yang ingin membuat otot pada tangannya, olahraga ini juga bisa digunakan. Sebenarnya, dahulu panahan ini tidak termasuk dalam olahraga. karena biasanya olahraga ini dipergunakan untuk membela diri. dan juga untuk berperang dimasa lalu.

 

 

 

Alat Apa Saja Yang Dibutuhkan?

Yang pertama tentu saja skill, tanpa skill orang tidak akan bisa memanah dengan benar. lagipula, busur juga lumayan berat loh, busur, dan pastinya anak panahbusur yang digunakan bukanlah busur yang sembarangan ya. busur ini ada namanya juga, yaitu recurve bow.

apa itu recurve bow??

Recurve bow adalah perkembangan termutakhir dari busur. Ini adalah jenis busur yang paling umum digunakan di olahraga panahan saat ini. Desainnya terdiri dari tiga bagian utama, riser - pegangan dan tempat aksesori lain dipasang, dan sepasang limb yang merupakan sumber energi pegas busur. Ciri khas dari busur ini adalah bagian ujungnya yang melengkung ke depan (menjauhi pemanah) saat tidak ditarik atau dilepas talinya. Konstruksi seperti ini memungkinkan draw weight yang lebih besar untuk panjang yang sama. Sebagai kompensasinya, bahan penyusun limb memperoleh tegangan/regangan lebih besar daripada busur biasa (longbow).

 Penggunaanya mudah ya?

Orang awam memandang hanya sekedar menarik tali busur (string) dan melepaskan anak panah (arrow) ke target Meskipun nampaknya mudah namun sesungguhnya panahan itu merupakan kompilasi dari berbagai unsur, antara lain konsentrasi, kesabaran, ketahanan mental yang tinggi serta dibumbui sedikit cemas yang dipadukan dengan postur, kekuatan, teknik dasar dan kondisi fisik pemanah itu sendiri.

Bagaimana menjadi seorang atlet panahan yang baik?

Berlatih Fokus, karena pemanah dituntut untuk akurat dalam menempatkan anak panah pada target, berlatih Konsentrasi,  pemanah harus bisa menguasai diri agar membidik dengan tepat, jika sudah terbiasa Insya Allah akan berimbas untuk kehidupan sehari-hari, misal konsentrasi dalam mengambil keputusan atau mengerjakan pekerjaan kantor hingga memperoleh hasil maksimal, Menjaga Kesabaran, saat melakukan olahraga memanah, kesabaran Anda akan teruji lewat melemparkan anak panah berulang-ulang hingga mencapai sasaran yang tepat, Positive Thinking & Percaya Diri, Berpikir positif secara tidak langsung akan terterap dalam diri Anda jika Anda seorang pemanah, karena memanah memerlukan rasa percaya diri tinggi dalam diri untuk dapat menaklukan sasaran anak panah, dengan demikian Anda terlatih untuk menjadi pribadi kuat yang tidak mudah menyerah, Menambah kecerdasan, pemanah harus bisa menganalisa arah tembakan dengan gangguan angin dan menghitung sudut parabola jatuhnya anak panah ke sasaran, Kesehatan mata, Latihan yang teratur akan membantu pemanah terhindar dari rabun jauh dan rabun dekat.

Kalau Cabang Olah Raga Panahan sendiri di Kabupaten Magelang bagaimana?

Panahan di Kabupaten Magelang pernah ada akan tetapi mungkin dulu kurang peminatnya sehingga mengalami kevakuman, pada tahun 2016 berawal dari beberapa rekan yang hobby kami mulai menekuni panahan secara berkelompok, ternyata ada beberapa klub di Kabupaten Magelang, yaitu Blaburan Ngluwar, Shabiq Srumbung dan MAC Mungkid. Dari ketiga klub tersebut untuk keabsahan olahraga ini akhirnya sepakat membentuk kepengurusan Perpani Cabang Kabupaten Magelang dan melaporkan ke Perpani Jawa tengah dan disyahkan Surat Keputusan Ketua Umum Perpani Jawa Tengah Nomor Kep-15/PERPANI-JTG/IX/2016 dengan Ketua Umum Achmad Sarwo Edi, Ketua Harian Supardi, Bendahara Muhwan Hariri, SPd dan saya  sendiri (yudhi wiratmoko) diberi amanat sebagai sekretaris.

Untuk ketiga klub tersebut apakah mampu sebagai wadah untuk para atlet?

Alhamdulillah dari ketiga klub yang ada dapat mewadai peminat-peminat panahan di Kabupaten Magelang sehingga muncul beberapa atlet dan calon atlet yang sudah sering mengikuti bahkan menjuarai beberapa turnamen / kejuaraan di sekitar Jawa Tengah, Yogyakarta bahkan sampai Surabaya.

Bagaimana Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan perhatian kepada Cabang Olah raga ini?

Pemerintah Kabupaten Magelang pun sudah mulai memberikan perhatian yaitu dengan memasukkan Cabang Olahraga Panahan di Pekan Olahraga Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2017 yang sebagian juara-juaranya dikirim ke Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Alhamdulillah lagi di tingkat POPDA Jateng walaupun baru pertama kali ikut kami mendapatkan satu medali emas dari Kelas Beregu Putera SMA (atas nama Hilma Abdurrahman, Faizal Nur Rohman dan Abiyan Maulana), dan mohon do’a restunya bulan depan (Oktober) atlet kami Hilma Abdurrahman dikirim untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah atas nama Kabupaten Magelang. Atlet tersebut sudah dua bulan ini menjalani latihan intensif dibawah pembinaan KONI dan Pengcab Perpani Klabupaten Magelang.

Kendala yang dihadapi dalam pengembangan ini bagaimana?

Kendala yang kami hadapi untuk pengembangan olahraga ini di Kabupaten Magelang adalah belum adanya sarana dan prasana (lapangan panahan dan bantalan target), selama ini kami latihan di klub masing-masing hanya dengan mengandalkan pinjaman halaman milik pribadi, halaman pondok pesantren atau halaman sekolah, dan ini memerlukan pengawasan yang lebih karena sesungguhnya untuk berlatih panahan memerlukan lapangan yang benar-benar memperhatikan unsur kemanannya karena menggunakan senjata tajam. Untuk latihan di klub itupun kurang maksimal karena paling jauh hanya bisa berlatih untuk jarak 30 meter padahal untuk tingkat Popda Jateng saja dipertandingkan jarak 20, 25, 30 untuk SD, 30, 40, 50 SMP dan SMA.  Jadi untuk berlatih jarak yang lebih jauh dari itu kita harus meminjam lapangan atau ikut berlatih di daerah lain.

Harapan yang diinginkan dari cabang olahraga Panahan?

Harapan kami semoga Pemerintah Kabupaten Magelang bisa menfasilitasi kami berlatih dengan menyediakan lapangan panahan, kami pernah berembug untuk latihan bersama di halaman Stadion Gemilang seperti pada waktu POPDA Kabupaten Magelang sekaligus untuk mensosialisasikan bahwa di Kabupaten Magelang ada kegiatan panahan, namun kami terkendala untuk membawa bantalan (target) kesana. ***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.