A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 55
Function: _userAgent

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 17
Function: browser_user

File: /home/skpd038/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd038/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd038/public_html/index.php
Line: 327
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 138

Backtrace:

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 138
Function: _error_handler

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 160
Function: _userAgent

File: /home/skpd038/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 18
Function: os_user

File: /home/skpd038/public_html/application/core/MY_App.php
Line: 15
Function: simpanPengunjung

File: /home/skpd038/public_html/application/modules/endfront/controllers/Berita__.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/skpd038/public_html/index.php
Line: 327
Function: require_once

Setda Kabupaten Magelang

UPACARA PEMBUKAAN PELATIHAN MEDICAL FIRST RESPONDER BAGI POTENSI SAR DI BALAI DESA DUKUN KECAMATAN DUKUN

Tue, 07 2019 dilihat: 19 kali

Undang-undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan telah mengamanatkan bahwa pelaksanaan kewajiban penanganan bencana oleh Negara mutlak dilakukan demi terpenuhinya hak warga negara, melindungi dari berbagai ancaman bahaya, mempublikasikan hak-hak warga negaranya secara transparan, dan senantiasa mengusahakan kesejahteraan hidup warga negaranya.

Salah satu bentuk tanggung jawab negara terhadap warganya adalah menyelamatkan jiwa manusia. Kewajiban menyelamatkan jiwa manusia merupakan suatu kewajiban dasar antara manusia yang satu terhadap yang lain dan terhadap masyarakat secara keseluruhan.

Dan satu di antara banyak pelaksanaan pelindungan warga negara tersebut adalah melakukan kegiatan Pencarian dan Pertolongan atau yang selama ini dikenal oleh masyarakat dengan Search and Rescue (SAR). Pencarian dan Pertolongan tersebut pada hakikatnya merupakan kegiatan kemanusiaan dan merupakan kewajiban bagi setiap warga negara. Kegiatan tersebut meliputi segala upaya dan usaha pencarian, pemberian pertolongan, penyelamatan, dan pengevakuasian jiwa manusia dan harta benda dari segala musibah, baik dalam Kecelakaan, Bencana, maupun dalam Kondisi Membahayakan Manusia.

Dari pengertian dan hakikat Pencarian dan Pertolongan tersebut, jelas bahwa kegiatan Pencarian dan Pertolongan yang utama adalah pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan.

Namun, pelaksanaan operasi tersebut hanya dapat berjalan dengan efektif dan efisien apabila dilakukan secara cepat, tepat, aman, terpadu, dan terkoordinasi oleh semua komponen bangsa. Semakin cepat datangnya pertolongan, peluang menyelamatkan jiwa Korban juga semakin besar.

Demikian juga sebaliknya, setiap keterlambatan dalam penanganan Pencarian dan Pertolongan akan semakin sedikit peluang menyelamatkan jiwa Korban sehingga Pencarian dan Pertolongan bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi kefatalan Masyarakat sebagai Potensi Pencarian dan Pertolongan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya Pencarian dan Pertolongan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, melalui kegiatan pelatihan Medical First Responder bagi Potensi SAR ini nantinya diharapkan bisa menjadi sarana untuk membekali Potensi SAR agar mengetahui, memahami, melakukan pertolongan pertama pada korban derngan cepat, tepat dan aman sebelum mendapat perawatan medis lebih lanjut.

Disamping itu, melalui kegiatan ini juga diarahkan agar mampu memberikan pertolongan pertama terhadap para korban bencana, khususnya potensi bahaya erupsi Gunung Merapi di kawasan Kecamatan Dukun ini. ***) Widodo Anwari, S.Sos